8 Tips Mudah untuk Mencegah Otak Jadi Pelupa, Menurut Sains

Yang menjadi penyebab seseorang menjadi pelupa banyak faktornya. Beberapa di antaranya adalah genetika, umur maupun masalah kesehatan yang berdampak k

8 Tips Mudah untuk Mencegah Otak Jadi Pelupa, Menurut Sains
ISTIMEWA
Ilustrasi - Yang menjadi penyebab seseorang menjadi pelupa banyak faktornya. Beberapa di antaranya adalah genetika, umur maupun masalah kesehatan yang berdampak kepada otak. 

SRIPOKU.COM - Yang menjadi penyebab seseorang menjadi pelupa banyak faktornya. Beberapa di antaranya adalah genetika, umur maupun masalah kesehatan yang berdampak kepada otak. Namun, ada juga faktor yang bisa dikendalikan, seperti diet dan gaya hidup.

Studi: Mampu Berdiri Satu Kaki Pertanda Otak Sehat

Tiga Hal yang Menyebabkan Kita Jadi Pelupa

Untuk mencegah otak jadi pelupa, Anda bisa melakukan hal-hal di bawah ini:

1. Melatih otak
Sama seperti otot, otak juga perlu latihan agar bisa tetap sehat. Sebuah percobaan yang dipublikasikan dalam jurnal PloS One menemukan bahwa melakukan aktivitas latihan otak selama 15 menit setidaknya lima hari dalam seminggu dapat meningkatkan fungsi otak.

Memori kerja, memori jangka pendek dan keterampilan memecahkan masalah kelompok yang rajin melatih otak ditemukan lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang hanya memainkan teka-teki silang.

2. Olahraga
Olahraga fisik mempunyai efek langsung kepada kesehatan otak. Sebuah penelitian dalam Journal of Exercise Rehabilitation menyebutkan bahwa olahraga yang teratur dapat mengurangi risiko penurunan kognitif seiring bertambahnya usia dan melindungi otak dari degenerasi.

Mampu Berdiri Satu Kaki, Artinya Otak Sehat
Mampu Berdiri Satu Kaki, Artinya Otak Sehat ()

Hasil studi pada tahun 2017 juga menunjukkan bahwa latihan aerobik dapat meningkatkan fungsi otak kepada orang penderita Alzheimer dini. Olahraga aerobik yang dapat dilakukan adalah jalan cepat, berlari, mendaki gunung, berenang dan menari.

3. Meditasi
Meditasi penuh bisa membantu Anda untuk meningkatkan memori. Penelitian tahun 2018 mencatat bahwa meditasi dapat meningkatkan fungsi otak, mengurangi degenerasi otak, serta membantu meningkatkan memori kerja dan memori jangka panjang.

Para peneliti melakukan observasi pada otak orang-orang yang secara teratur melakukan meditasi dan tidak. Hasilnya, kebiasaan untuk bermeditasi dapat menyebabkan perubahan jangka panjang pada otak, termasuk meningkatkan plastisitas otak atau kemampuan otak melakukan reorganisasi dalam bentuk adanya interkoneksi baru pada otak.

4. Istirahat yang Cukup
Tidur merupakan suatu hal yang penting untuk kesehatan otak. Siklus tidur yang terganggu dapat menyebabkan gangguan kognitif karena tidur berguna untuk menciptakan ingatan.

Oleh karena itu, sebaiknya waktu istirahat Anda tercukupi, yakni 7-9 jam per hari, sehingga bisa membantu sel-sel di otak untuk membentuk dan menyimpan memori-memori jangka panjang.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved