Berita PALI

Kabupaten PALI Diguyur Hujan Deras, Meski Beraroma Debu, Warga Tetap Bersyukur Tampung Air

Sebagian wilayah di Kabupaten PALI atau Penukal Abab Lematang Ilir pada, Selasa (27/8/2019) malam sekira pukul 19.30 WIB diguyur hujan deras.

Kabupaten PALI Diguyur Hujan Deras, Meski Beraroma Debu, Warga Tetap Bersyukur Tampung Air
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Warga Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI saat menampung air hujan. 

Laporan wartawan sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALI -- Sebagian wilayah di Kabupaten PALI atau Penukal Abab Lematang Ilir pada, Selasa (27/8/2019) malam sekira pukul 19.30 WIB diguyur hujan deras.

Hujan deras ini bagi sebagian masyarakat sangat dinanti, lantaran saat ini memasuki musim kemarau panjang.

Lambok warga Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI berkata, khusus di wilayah Pendopo ibukota Bumi Serapat Serasan sudah sejak dua (2) bulan terakhir tak diguyur hujan.

"Meski hujannya masih bau debu, tapi kami tetap bersyukur, karena sejak Bulan Juli 2019 sudah tidak turun hujan," jelasnya.

Catatan Kejahatan Siska Sarangheo alias Apriyanto Tersangka Pembunuh Ipung Salon, Pernah Bunuh PNS

Tongkang Batu Bara Kandas di Sungai Wilayah Banyuasin Ganggu Alur Pelayaran Nelayan Pencari Ikan

Gubernur Berharap Dengan Dilaksanakannya Sholat Istisqo Serentak Segera Turun Hujan

Sementara itu, Bisrun warga Pendopo lainnya menambahkan, bahwa hujan merupakan anugrah tuhan, mengingat saat ini memasuki Puncak musim kemarau.

Menurutnya, di musim kemarau dirinya dan keluarga sangat kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

"Setidaknya dengan hujan yang cukup deras, kami bisa tampung air hujan untuk keperluan sehari-hari," jelasnya.

Hujan di Kabupaten PALI insitas cukup deras dengan durasi yang lumayan lama. Hujan ini diperkirakan turun dalam kurun waktu 20 menit.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved