Berita Pagaralam

Dilanda Kekeringan, Polres Pagaralam Gelar Sholat Istisqo

Dilanda Kekeringan Pagaralam Gelar Sholat Istisqo, digelar Polres dan Pemkot Pagaralam

SRIPOKU.COM/WAWAN
Sholat Istisqo di Pagaralam 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wawan Septiawan

Kemarau di Pagaralam Mulai Membuat Warga Kesulita Air, Polres Pagaralam Gelar Sholat Istisqo

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Musim kemarau yang melanda Kota Pagaralam sejak beberapa bulan ini mulai berdampak buruk kepada masyarakat Pagaralam. Sejumlah daerah di Pagaralam mulai kesulitan air, bahkan sejumlah lahan pertanian tidak bisa digarap akibat kekeringan.

Melihat kondisi ini Polres Pagaralam bersama semua elemen masyarakat Kota Pagaralam menggelar Sholat Istisqo atau sholat meminta hujan.

Pantauan sripoku.com, Selasa (27/8/2019), Sholat Istisqo dilaksanakan di Mapolres Kota Pagaralam yang diikuti oleh Forkopimda Kota Pagaralam,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat serta pelajar dilingkungan sekolah Kota Pagaralam. Sholat Istisqo ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Kapolri agar jajajaran Polri diseluruh Indonesia melaksanaka sholat Istisqo.

Kapolres Kota Pagaralam AKBP Trisaksono Puspo Aji SIk mengatakan, dengan sholat istisqo ini diharapkan dapat mengatasi beberapa keluhan yang terjadi di Pagaralam saat ini, seperti kekurangan air bahkan acaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah).

"Saat ini beberapa daerah di Pagaralam mulai kekeringan jadi kita menggelar Sholat Istisqo untuk meminta hujan kepada Allah," ujarnya.

Sementara Walikota Pagaralam Alpian maskoni mengatakan, memang tidak dipungkiri akibat kemarau beberapa bulan belakangan ini sudah terjadi kekeringan di bebrapa wikayah Sumatera Selatan khususnya Kota Pagaralam.

"Bahkan di beberapa wilayah juga sudah terjadi kebakaran hutan dan lahan. Bahkan sudah ada lahan sawah masyarakat yang kekeringan dan tidak bisa digarap," katanya.

Dia berharap,Sinergi yang baik tetap terjaga antara Pemkot Pagaralam dengan berbagai elemen dalam mengatasi dan mengantisipasi beberapa hal yang tidak diinginkan akibat kemarau ini.

Sementara Amrin Sening selaku imam mengatakan, bahwa jika melihat kemarau yag terjadi saat ini sifatnya belum termasuk darurat.

"Namun karena tujuanya Istisqo sebagai antisipasi Karhutlah,maka semoga saja ibadah ini diterima ole Allah SWT," katanya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved