Berita Palembang

BREAKING NEWS: Gubernur Sumsel Herman Deru dan Warga Lakukan Sholat Istisqo di Griya Agung Palembang

BREAKING NEWS: Tak Kunjung Turun Hujan, Gubernur Sumsel dan Warga Lakukan Sholat Istisqo di Griya Agung Palembang

BREAKING NEWS: Gubernur Sumsel Herman Deru dan Warga Lakukan Sholat Istisqo di Griya Agung Palembang
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru dan warga melakukan Sholat Istisqo di halaman Griya Agung Palembang, Selasa (27/8/2019). 

BREAKING NEWS: Tak Kunjung Turun Hujan, Gubernur Sumsel dan Warga Lakukan Sholat Istisqo di Griya Agung Palembang

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melakukan Sholat Istisqo di halaman Griya Agung Palembang, Selasa (27/8/2019).

Ribuan orang dari berbagai lapisan masyarakat berbaur untuk bermunajat dan mohon kepada Sang Pencipta agar segera diturunkan hujan di Provinsi Sumatera Selatan khususnya.

Seperti yang diketahui, berdasarkan informasi dan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) musim kemarau tahun ini lebih panjang dikarenakan aktivitas di Samudera Pasifik yakni El Nino.

Dengan aktifnya El Nino menyebabkan musim kemarau di Sumsel berpotensi hingga akhir tahun 2019, dimana secara normal di Bumi Sriwijaya sejatinya curah hujan dan kelembapan akan menurun hingga puncak minimum pada Bulan Agustus dan September.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru mengatakan, dampak kemarau yang berkepanjangan telah dirasakan oleh banyak masyarakat.

Mulai dari kesulitan sumber air bersih, lahan persawahan kering, aliran anak sungai pun mengering serta tak sedikit lahan-lahan yang terbakar.

"Tidak ada alasan kita sebagai manusia untuk sombong baru belum cukup 40 hari tidak turun hujan kondisi yang dihadapi sudah cukup banyak," jelasnya.

Secara umum dampak kekeringan yang terjadi di Sumsel menurut Deru masih dapat dikendalikan walaupun beberapa hal seperti mandi dan cuci, kakus di masyarakat mengalami kesulitan.

"Minum mungkin bisa minta ke tetangga. Kalau di Palembang memang tergantung pada PDAM tapi masalahnya Intake, water treatment plan, sampai distribusinya terganggu sekarang sebab bahan air bakunya tidak ada," jelasnya.

Sementara soal Karhutla, segala upaya telah maksimal, baik teknologi, usaha waterboombing, usaha konvensional dengan karung goni sudah dikerahkan tapi masih saja terjadi Karhutla.

"Oleh karenanya, Hari ini Sholat Istisqo tidak hanya di Griya tapi serentak seluruh kabupaten/kota, kepolisian, dan TNI juga mengadakan. Kita harap setelah ini hujan akan turun," tuturnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved