Berita Musirawas

17 Desa di Musirawas Potensial Dikembangkan Jadi Kawasan Desa Wisata, Berikut Daftarnya

Disbudpar Kabupaten Musirawas saat ini sedang menggali potensi, desa mana yang nantinya akan dijadikan sebagai Kawasan Desa Wisata

17 Desa di Musirawas Potensial Dikembangkan Jadi Kawasan Desa Wisata, Berikut Daftarnya
ist
Disbudpar Kabupaten Musirawas melakukan sosialisasi kepada 17 kepala desa yang desanya berpotensi dijadikan sebagai kawasan Desa Wisata, Minggu (25/8/2019) malam. 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Sebanyak 17 desa yang terdapat dibeberapa kecamatan di Kabupaten Musirawas berpotensi untuk dikembangkan menjadi Kawasan Desa Wisata  . Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Musirawas saat ini sedang menggali potensi, desa mana saja yang nantinya akan dijadikan sebagai Kawasan Desa Wisata .

Desa-desa yang berpotensi dikembangkan jadi Kawasan Desa Wisata antara lain, Desa Srimulyo, Sukorejo, Sukakarya, Pasenan, Sukaraya Baru dan Desa Suka Merindu di Kecamatan Suku Tengah Lakitan (STL) Ulu Terawas. Kemudian Desa Y Ngadirejo, Trikarya, G2 Dwijaya dan Desa F Trikoyo di Kecamatan Tugumulyo.

Selanjutnya Desa Taba Remanik, Karang Panggung dan Desa Napal Melintang di Kecamatan Selangit. Lalu ada Desa Durian Remuk Kecamatan Muara Beliti, Desa Karya Sakti Kecamatan Muara Kelingi, Desa Lubuk Pauh Kecamatan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu dan Desa P2 Purwakarya Kecamatan Purwodadi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Musirawas, Syamsul Joko melalui Kepala Bidang Objek Wisata, Widya Lismayanti kepada Sripoku.com, Senin (26/8/2019) mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada 17 kepala desa yang desanya berpotensi sebagai Kawasan Desa Wisata tersebut.

"Melihat potensi alam Musirawas yang cukup melimpah dengan kultur budaya yang unik dan beragam, kami dari Disbudpar berkoordinasi dengan Dinas PMD mengoptimalkan sektor pariwisata dengan membangun kawasan Desa Wisata. Kami sudah sosialisasi untuk pembentukan Kawasan Desa Wisata ini dengan menghadirkan 17 kepala desa yang desanya berpotensi menjadi Desa Wisata," kata Widya Lismayanti.

Widya Lismayanti, Kabid Objek Wisata Kabupaten Musirawas.
Widya Lismayanti, Kabid Objek Wisata Kabupaten Musirawas. (ist)

Dijelaskan, untuk menjadikan suatu kawasan menjadi Kawasan Desa Wisata , maka sarana dan prasarana pendukung disuatu desa tersebut harus komplit. Tidak hanya dari sisi sektor wisata alamnya, tapi juga harus ditunjang dengan perangkat-perangkat pendukung. Misalnya, ada lokasi wisata, ada lokasi kuliner, ada sajian kesenian budaya lokal, ada home stay, sarana transportasi, keamanan dan sarana pendukung lainnnya yang membuat desa tersebut layak untuk dijadikan sebagai Kawasan Desa Wisata.

VIRAL Sosok Pelajar SMK yang Tolong Ipda Erwin Yudha Terbakar Sebelum Meninggal Dunia, Ajak Istiqfar

Jaga Kelestarian Sungai, Bupati Musirawas H Hendra Gunawan Tebar Ribuan Bibit Ikan di Sungai Musi

BREAKING NEWS: PT Semen Baturaja Kembali Menjadi Sponsor Sriwijaya FC Musim Kompetisi 2019-2020

"Makanya kami masih menggali potensi tersebut dengan melakukan sosialisasi kepada 17 kepala desa yang desanya berpotensi jadi Kawasan Desa Wisata itu. Desa mana saja nantinya yang layak dijadikan Desa Wisata, tergantung kesiapannya," kata Widya Lismayanti.

Melalui program Desa Wisata ini kata Widya Lismayanti, diharapkan masyarakat bisa memperkenalkan tradisi dan budaya lokal disamping sumber daya alam desa, kepada masyarakat luas. Baik lokal maupun mancanegara, sehinggau mampu mengangkat perekonomian masyarakat di desa itu sendiri. (ahmad farozi)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved