Berita Palembang

IALI Soroti Pembangunan Pariwisata di Sumsel, Banyak yang Merusak Lingkungan dan tak Sesuai Rencana

IALI Soroti Pembangunan Pariwisata di Sumsel, Banyak yang Merusak Lingkungan dan tak Sesuai Rencana

IALI Soroti Pembangunan Pariwisata di Sumsel, Banyak yang Merusak Lingkungan dan tak Sesuai Rencana
sripoku.com/Yandi Triansyah
Ketua IALI Sumsel terpilih periode 2019-2021, Sri Novi Adriyanti, melihatkan desain pembangunan pariwisata yang ada disejumlah kota di Indonesia, Minggu (25/8/2019) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ikatan Aristektur Lansekap Indonesia (IALI) Sumsel mengajak pemerintah di Sumsel dalam melakukan pembangunan tidak merusak lingkungan.

Kedepannya pihaknya akan terlibat aktif fokus pada pengembangan pariwisata daerah, keberadaan pihaknya akan memiliki peran sangat penting untuk pembangunan pariwisata di Sumsel umumnya dan Palembang khusnya.

Diakui Ketua IALI Sumsel terpilih periode 2019-2021, Sri Novi Adriyanti, mengatakan, selama ini dalam membangun suatu kawasan tidak dalam perencanaan, bahkan merusak lingkungan.

"Pekerjaan rumah (PR) IALI ke depan untuk mengajak pemerintah secara bersama-sama menata kawasan dengan baik," ujarnya, Minggu (25/8/2019) usai musyawarah daerah (Musra) IALI Sumsel di Hotel Paradise Jalan Kapten A Rivai Palembang.

VIRAL Pria Ini Lamar Kekasihnya dengan Seperangkat PC Gaming, Malam Pertamanya Diledek

Live Streaming TV Online Trans7 MotoGP Inggris 2019 di Sirkuit Silverstone, Minggu (24/8) Sore Ini

Virgoun Surat Cinta untuk Starla Bius Pengunjung PS Mall, Honda Luncurkan Honda Genio dan ADV 150

Menurut Yanti, Sumsel memiliki 17 kabupaten/kota yang memiliki potensi destinasi wisata. Dia mengajak pemerintah agar dalam membangun dan merencanakan sebuah kawasan tidak merusak lingkungan, apalagi sumsel hampir 60 persen wilayah gambut, bahkan masih ada yang membuka lahan dengan cara membakar.

"Ke depan akan berkontribusi dalam membangun, karena dalam merencanakan sebuah kawasan tidak hanya menata dengan indah, tapi justru sebaliknya ramah lingkungan. Kita siap membantu pemerintah dalam mengembangkan pariwisata," kata dia.

Sementara itu Sekretaris Dinas PUPR, Faisal mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan IALI Sumsel untuk konsultasi lansekap, apalagi Palembang memiliki banyak spot destinasi seperti jembatan Ampera yang menjadi icon kota pempek ini.

Terlalu Lama Tayang di Indonesia, 5 Sinetron Ini Laku di Luar Negeri, Ada yang Sampai 2000 Episode!

Polwan Beri Miras ke Mahasiswa Papua Saat Demo di Bandung Dipecat, Ternyata Polisi Berpangkat Kompol

Pertama Kalinya Diadakan di Kota Palembang, Festival Mie Ayam Kempal Cuma Rp 5000/Mangkuk

"Selain jembatan Ampera ada Kambang Iwak (KI) juga bisa dikonsep supaya bisa ditata dengan baik. Ke depan dengan adanya IALI ini kita akan menjalin kerjasama dan konsultasi dengan para arsitek berpengalaman ini," kata dia.

Diakuinya, selama ini penataan berbagai destinasi tidak bersama arsiten untuk lansekap. Padahal, Palembang memiliki banyak potenai yang perlu digali agar lebih menarik lagi. "Insya Allah ke depan kita pemerintah kota akan meminta pendampingan untuk penataan lansekap pembangunan serta penataan kota Palembang," kata dia.

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved