Berita Palembang

Kunjungan Yayasan Sriwijaya Plus Ke Kantor Sriwijaya Post, Terkait Isu HIV-AIDS di Masyarakat

Kunjungan Yayasan Sriwijaya Plus Ke Kantor Sriwijaya Post, Terkait Isu HIV-AIDS di Masyarakat

Kunjungan Yayasan Sriwijaya Plus Ke Kantor Sriwijaya Post, Terkait Isu HIV-AIDS di Masyarakat
Sripoku.com
Kunjungan Sriwijaya Plus ke Kantor Sriwijaya Post Terkait Isu HIV-AIDS di Masyarakat Kota Palembang 

Adapun data yang tertulis menurut Dinas Kesehatan Sumsel per Desember 2018, sebanyak 1.174 Orang yang mengidap HIV-AIDS.

Berlatar belakang, dengan banyaknya tindakan diskriminasi terhadap pengidap HIV-AIDS membuat Yayasan Sriwijaya Plus tergerak untuk berbagi dan melakukan eduksi kepada mayarakat khususnya di Kota Palembang.

"Yayasan Sriwijaya Plus akan memberikan edukasi, pemahaman yang benar tentang HIV-AIDS"ucap Rachmat.

Selain itu Sriwijaya Plus juga bekerja sama dengan beberapa organisasi yan pro pada kegiatan positif di masyarakat umum.

Adapun Program dari  Sriwijaya Plus terhadap pengidap HIV-AIDS, dengan adanya pemberdayaan, agar mereka di terima kembali di tengah masyarakat umum.

Tak hanya itu saja, Sriwijaya Plus juga memberikan dukungan Psikososial terhadap mereka yang terkena HIV_AIDS untuk melakukan, pengobatan, dalam tahap pemulihan hingga bisa pulih kembali.

"Ada yang perna terkena HIV-AID, namun kini telah sembuh total atau bisa di sebut Undetectable=Untransmittable", Jelas Rachmat

Menutup pertemuan Rachmat Saleh selaku Ketua Yayasan Sriwijaya Plus, menyampaikan pesannya kepada masyarakat Khususnya Kota Palembang, untuk tidak melakukan tindakan diskriminasi terhadap orang yang mengidap HIV-AIDS.

Kepada orang yang positif mengidap HIV-AID, Rachmat mengatakan untuk jangan takut dan menyerah dalam pemulihan penyakit tersebut.

"Obat untuk penyakit HIV-AIDs itu sudah ada di Kementrian Kesehatan, dan itu gratis" tutup Rachmat.

Penulis: Chairul Nisyah
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved