Hobi Nonton Film Seri? Awas Kamu Bisa Kena Efek Buruk 'Binge Watching'

Bila kamu menghabiskan waktu untuk sekaligus menonton satu season serial televisi, kamu bisa dikatakan terkena fenomena binge watching.

Editor: Bejoroy
https://health.uzone.id/
Ilustrasi - Menghabiskan waktu untuk sekaligus menonton satu season serial televisi, kamu bisa dikatakan terkena fenomena binge watching. 

SRIPOKU.COM - Apa kamu termasuk orang yang hobi menonton serial televisi? Berapa lama waktu yang biasa kamu habiskan untuk menonton film seri tersebut?

Bila kamu menghabiskan waktu untuk sekaligus menonton satu season serial televisi, kamu bisa dikatakan terkena fenomena binge watching.

Di era yang semakin canggih ini, kita tidak perlu lagi menunggu terlalu lama untuk menantikan episode lanjutan film seri favorit.

Tampil di Serial Netflix Wu Assasins Iko Uwais Juga Menjadi Eksekutif Produser dan Koreografer!

Live Streaming Malam Ini, Film Iron Man 2 Hari Ini Kamis 22 Agustus 2019 21.30 WIB

Kita dapat terus menyaksikan episode awal hingga akhir sekaligus berkat adanya penyedia layanan streaming. Hal ini semakin mempermudah seseorang untuk menonton film seri maupun film layar lebar kegemarannya. Tidak sedikit juga orang yang kemudian menjadi kecanduan.

Mengenal fenomena binge watching
Kehadiran penyedia layanan streaming film layar lebar dan seri mulai mengubah cara kita dalam menonton. Tulisan “Bersambung…” di akhir episode, kini tidak lagi menjadi pembatas untuk menunggu episode selanjutnya.

Cukup dengan berlangganan layanan streaming di berbagai platform, kita dapat mengakses ribuan film dan serial televisi yang dapat ditonton kapan saja dan di mana saja. Tidak ada iklan dan batasan maksimal mengenai berapa episode yang bisa dinikmati.

Layanan streaming tersebut membuat banyak orang menghabiskan waktu untuk menonton selama berjam-jam dalam satu waktu, tanpa jeda. Fenomena ini dikenal juga dengan binge watching dan bisa terjadi di berbagai kalangan usia.

Ketika menonton serial televisi atau film yang disukai, tanpa sadar otak melepaskan hormon dopamin. Hormon ini akan membuat kita merasa nyaman dan bahagia, yang berujung dengan kepuasan.

Semakin sering menonton, kadar dopamin dalam tubuh akan semakin tinggi. Ketika satu episode sudah habis, kita bisa saja seolah-olah merasakan ketagihan untuk kembali mendapatkan rasa senang, dan akhirnya melanjutkan ke epidose selanjutnya.

Siklus tersebut dapat terus terulang setiap kali menghabiskan tontonan, dan memulainya dengan tontonan baru. Bila terus dibiarkan, lingkaran ini bisa berdampak negatif pada kesehatan.

Efek buruk binge watching bagi kesehatan
Bagi yang memiliki hobi binge watching, kamu sebaiknya mulai menguranginya. Pasalnya, aktivitas ini dapat merugikan kesehatan.

Berikut ini adalah beberapa efek negatif yang ditimbulkan oleh binge watching:

1. Perilaku buruk dan sifat antisosial
Jika binge watching muncul sejak masih anak-anak, hal ini dapat memengaruhi cara mereka berinteraksi dengan orang lain. Anak-anak yang lebih sering menghabiskan waktu untuk menonton, cenderung menunjukkan perilaku antisosial maupun gangguan kepribadian lainnya.

Pada orang dewasa, binge watching juga dapat memengaruhi hubungan sosialnya. Bila sudah ketagihan menonton, seseorang bisa saja tidak peduli pada orang-orang di sekitarnya, baik keluarga maupun teman.

2. Risiko kenaikan berat badan dan obesitas
Menonton serial televisi tentu akan semakin seru jika ditemani camilan. Terutama makanan ringan yang tinggi kalori, seperti popcorn bermentega atau keripik kentang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved