Disdukcapil Ambil Alih Penandatanganan Kartu Keluarga Dari Kecamatan

Dinas Kependudukan Catatan Sipil, (Dukcapil) Kota Palembang mengambil penandatanganan Kartu Keluarga yang selama ini dilakukan di kecamatan.

Disdukcapil Ambil Alih Penandatanganan Kartu Keluarga Dari Kecamatan
ISTIMEWA
Ilustrasi 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yandi Triansyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dinas Kependudukan Catatan Sipil, (Dukcapil) Kota Palembang mengambil penandatanganan Kartu Keluarga yang selama ini dilakukan di kecamatan.

Pengambilalihan kebijakan ini berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 2018 semua KK sudah harus dtandatangani oleh pegawai Disdukcapil.

Edwin Effendi Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil Kota Palembang, mengatakan, pihaknya sudah menerapkan kebijakan penandatanganan KK atas landasan Perda Nomor 7 Tahun 2018.

"Sudah kita ambil alih, penandatanganan KK tidak lagi oleh camat melainkan Disdukcapil," kata Edwin, Kamis (22/8) saat dihubungi.

Menurut dia, saat ini pihaknya sudah membentuk 9 UPTD di seluruh kecamatan Kota Palembang. Namun UPDT belum defenitip maka pegawai UPTD bekerja di kecamatan hingga pukul 12.00 wib, selebihnya petugas ini harus kembali ke Kantor Capil.

"“Jika KK masih ditandatangani camat maka akan diberlakukan sanksi dan Palembang terakhir dalam penerapan itu”, ujarnya.

Selain itu, sosialisasi juga tertuju kepada kurangnya blangko e-KTP yang mana saat ini Pemerintah Kota Palembang hanya mendapat jatah blangko e-KTP hanya 400-500 keping setiap bulan.

Jumlah ini sangat minim jika dibandingkan dengan jumlah pemohon e-KTP baik itu penerbitan baru atau mengganti yang rusak.

Persoalan lain, biaya transfortasi karena setiap bulannya harus dilakukan penjemputan ke pemerintah pusat, meskipun persoalan kekurangan blangko ini bukan hanya terjadi di Kota Palembang tapi seluruh Indonesia tapi tetap saja pihaknya mendapat kendala, seiring dengan tingginya permintaan penerbitan e-KTP sehingga perlu sosialisasi yang lebih luas.

Kemudian, lebih menekankan soal pelayanan yang mana semua hasil pelayanan, seperti akte kelahiran, e-KTP dan KK tidak boleh mengambil dengan petugas secara langsung diluar melalui loket jadi harus lewat loket. (axl)

Penulis: Yandi Triansyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Soccer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved