BREAKING NEWS: Buaya Langka Sepanjang 2 Meter Masuk Saluran Irigasi Bikin Panik Warga

BREAKING NEWS: Buaya Langka Sepanjang 2 Meter Masuk Saluran Irigasi Bikin Panik Warga

BREAKING NEWS: Buaya Langka Sepanjang 2 Meter Masuk Saluran Irigasi Bikin Panik Warga
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Seekor buaya ditemukan warga di saluran irigasi Dam Inpres Dusun IV Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musirawas, Rabu (21/8/2019). 

BREAKING NEWS: Buaya Langka Sepanjang 2 Meter Masuk Saluran Irigasi Bikin Panik Warga

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS-BREAKING NEWS: Buaya Langka Sepanjang 2 Meter Masuk Saluran Irigasi Bikin Warga Panik dan Heboh di Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musirawas, Rabu (21/8/2019).

Buaya langka karena dari jenis Sinyulong yang semakin sedikit di Indonesia ini,  ditemukan warga dan masuk di saluran irigasi Dam Inpres Dusun IV Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musirawas.

Jenis buaya ini memang Buaya Langka, bahkan warga setempat menyebut nama buaya senyulong atau buaya cucut.

Buaya langka ini memiliki panjang sekitar dua meter dan sejauh ini sudah ditangkap warga di kawasan Desa Air Satan Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musirawas.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, Rabu (21/8/2019) menyebutkan, buaya langka tersebut pertamakali ditemukan oleh Icen (35), pengelola kolam ikan diwilayah setempat, pada Selasa (20/8/2019) sekitar pukul 22.00 malam.

Saat itu, dia sedang berada dekat saluran irigasi dibagian hilir kolam ikannya.

Tiba-tiba dia melihat ada sesuatu bergerak dalam saluran air irigasi dan setelah diperhatikan ternyata itu adalah seekor buaya. Dia pun kaget, lalu mengambil alat setrum untuk menangkap buaya tersebut.

"Saya lihat ada yang berenang dalam air, setelah diperhatikan ternyata seekor buaya. Saya sendirian waktu itu, lalu saya ambil alat setrum listrik untuk menangkap buaya itu," ujar Icen, dibincangi Sripoku.com, Rabu (21/8/2019).

Dikatakan, setelah disetrum, buaya tersebut menjadi lemas. Tak lama kemudian, ada beberapa warga yang datang kelokasi. Lalu bersama-sama dengan warga, dia mengikat buaya yang sudah lemas itu dengan tali dan dibawa ke saluran air ditempat kolam ikannya.

Sementara itu, mendengar ada warga yang menemukan buaya, warga setempat berdatangan untuk melihat penemuan langka tersebut.

Menurut warga, kemungkinan buaya tersebut naik ke saluran irigasi dari arah Sungai Lesing.

Karena, saat musim kemarau air sungai menyusut sehingga membuat buaya keluar.

"Untuk saat ini saya belum ada rencana buaya ini mau diapakan. Tapi saya sudah bicara sama pak kades tentang penemuan buaya ini. Soalnya mau dilepas takut, banyak anak-anak," katanya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved