Sejarah Bangsa

Menghapus Mitos Sejarah Bangsa

Merujuk Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, NKRI menjadi se­­buah negara merdeka dan berdaulat pada 17 Agustus 1945.

Editor: Salman Rasyidin
ist
Prof. H. Jalaludin 

Menghapus Mitos Sejarah Bangsa 

Oleh Prof. Dr. H. Jalaluddin

Mantan Rektor IAIN (UIN) Raden Fatah Palembang

Merujuk Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesiamenjadi se­­buah negara merdeka dan berdaulat pada 17 Agustus 1945.

Terseret dalam Perang Dunia II dan Perang Pasifik khususnya, Belanda menyerah kepada Jepang.

Maka sejak 9 Maret 1942-14 Agustus 1945, Indonesia berada di bawah kekuasaan Jepang. ( Ensiklopedi In­done­sia, 1982 ).

Bila diurut ke belakang mulai dari masa penjajahan Jepang tahun 1942, berartibang­sa Indonesia sudah dijajah Belanda ( 1942- 350 tahun ), yaitu tahun 1592 M.Namun ke­nyataannya tidak demikian.

Berdasarkan dokumen maupun fakta sejarah penjajahan Be­lan­­da terhadap Indonesia selama “350 tahun” sama sekali tidak dapat dibenarkan.

Oleh sebab itu, bila ada orang-orang Indonesia (apapun kedudukannya) masih mempercayai akan hal itu, makabisa dianggap “ latah” atau “kurang memahami “ sejarah bangsanya sendiri.

Menurut Adrian B. Alfian, mengenai 350 tahun Indonesia dijajah Belanda, hanyalah mitos yang di­be­sar-besarkan.

Mitos ini perlu diganti dengan penggambaran keadaan yang berdasarkan ke­nya­­taan ( Adrian B. Alfian, 2013 ).

Data sejarah menunjukkan, bahwa Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) gabu­ng­an perusahaan-perusahaan Belanda untuk perdagangan di Hindia Timur (Oost Indie) di­dirikan di mesterdam tahun 1602, pelopor penjajahanIndonesia oleh Belanda.

Empat ka­pal da­ga­ng Belanda berlayar menuju Indonesia di bawah pimpinan Cornelis de Houtman (April 1595).

Mereka berhasil mencapai Banten (Juni 1596), dan segera bergiat mengadakan hubungan da­ga­ng dengan para penguasa dan pengusaha Indonesia, tapi gagal.

Armada Houtman pulang de­ngan dengan banyak kerusakan materiil dan sedikit muatan dan sampai di Amesterdam Agustus 1597.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved