News Video Sripo

Video: 30 Hektare Lahan Terlantar di Bingin Rupit Muratara Berubah Menjadi Hamparan Padi

30 Hektare Lahan Terlantar di Bingin Rupit Muratara Berubah Menjadi Hamparan Padi

SRIPOKU.COM, MURATARA - Lahan terlantar seluas 30 hektare di Desa Bingin Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) disulap menjadi hamparan tanaman padi.

Lahan 'tidur' tersebut kini dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai lahan persawahan dengan produksi mencapai tiga kali panen dalam setahun.

Kepala Desa Bingin Rupit, Henki Basyip menyatakan, sebenarnya potensi persawahan di desanya seluas 70 hektare, namun baru tergarap seluas 30 hektare.

Sebanyak 30 hektare lahan terlantar tersebut digarap dalam waktu selama 2 tahun sejak 2017 lalu.

"Tahun depan, kami mulai membuka lahan yang 40 hektarenya lagi," katanya.

Ia menyebutkan, lahan terlantar yang sebelumnya ditumbuhi semak belukar ini sudah 25 tahun tidak digarap.

Berkat dukungan masyarakat dan dorongan pemerintah kabupaten, akhirnya lahan terlantar ini dimanfaatkan kembali untuk bersawah.

"Kami berterima kasih kepada masyarakat atas dukungannya, dan juga Pemkab Muratara melalui Dinas Pertanian yang telah memberikan bantuan," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Muratara, Suhardiman menyatakan, semangat masyarakat Desa Bingin Rupit untuk membuka lahan terlantar ini patut diapresiasi.

"Tahun 2017 lalu, sawah di desa ini tidak sampai 2 hektare. Saya lihat semangat masyarakatnya luar biasa, hingga kini sudah 30 hektare yang tergarap," katanya.

8 Cara Sederhana Penuhi Kebutuhan Vitamin D Bagi yang Berhijab, Yuk Mulai Hidup Sehat!

Grup Idola Korea Selatan Winner Segera Kunjungi Jakarta, Perisiapkan Isi Dompetmu Sekarang!

Operator Challenge Trakindo, Masukan Bola Pakai Alat Berat

Ia menjelaskan, potensi persawahan di Kecamatan Rupit seluas 855 hektare yang tersebar di 17 desa/kelurahan.

Namun yang baru tergarap seluas 217 hektare, termasuk 30 hektare di Desa Bingin Rupit.

"Mudah-mudahan ini akan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya," ujar dia.

Ia berharap, seluruh kepala desa memiliki semangat yang kuat untuk mendorong masyarakatnya agar kembali bertani.

"Apa yang dibutuhkan bisa kita diskusikan, kami siap membantu, asalkan masyarakatnya punya semangat," tambahnya. (CR14)

Editor: Ahmad Helmi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved