Dipecat dari Pekerjaan? Saat Wawancara Kerja, Begini Cara Menjelaskannya

Dipecat dari sebuah pekerjaan adalah mimpi buruk bagi banyak orang. Namun harus ingat, hal itu bukanlah akhir dari perjalanan karier kamu.

Dipecat dari Pekerjaan? Saat Wawancara Kerja, Begini Cara Menjelaskannya
SRIPOKU.COM/Anton
Ilustrasi - Saat wawancara pekerjaan baru, apakah kita harus berterus terang bahwa kita dipecat atau bagaimana? 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Dipecat dari sebuah pekerjaan adalah mimpi buruk bagi banyak orang. Namun harus ingat, hal itu bukanlah akhir dari perjalanan karier kamu.

Kamu jangan berlarut-larut dalam kesedihan dan harus bisa bangkit untuk move on.

Nah pertanyaannya, saat wawancara pekerjaan baru, apakah kita harus berterus terang bahwa kita dipecat atau bagaimana?

Inilah 5 Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan saat Wawancara Kerja

Karena Membalas Pesan Bos dengan Emoji Karyawan Dipecat

Cara menyampaikan bagaimana kamu dipecat dalam sebuah wawancara kerja adalah hal yang penting.

Kamu sebaiknya tidak berbohong mengenai pemecatan tersebut namun juga tidak berlarut-larut dalam kesedihan.

Dikutip dari CNN Rabu (14/08/2019), berikut cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi pembicaraan mengenai pemecatan saat wawancara kerja.

1. Menerima kenyataan
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah move on dari pemecatan tersebut dan menerima kenyataan. Memahami keadaan dan mengapa kamu dipecat dapat sangat membantu ketika harus menjelaskan keadaan tersebut pada orang lain.

Apakah masalah performa? Konflik kepribadian? Manajemen baru? Atau karena adanya PHK besar-besaran yang tak terhindarkan?

“Kamu tidak seharusnya mendefinisikan diri berdasarkan sebuah kesalahan atau kemunduran. Itu tidak berguna untuk karir kamu,” kata seorang spesialis karir di perusahaan pelatihan karier Ama La Vida, John Roccia.

2. Persiapkan diri menghadapi pertanyaan tersebut
Meskipun kamu tidak harus menjadi orang yang membicarakannya, kamu harus bersiap bila pewawancara bertanya mengapa kamu tidak lagi bekerja di perusahaan/pekerjaan sebelumnya.

Halaman
123
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved