VIRAL Kisah Pasangan Tua Renta di Surabaya yang Bertahan Hidup dengan Berjualan Rujak Cingur

Viral Kisah Pasangan Tua Renta Di Surabaya Yang Bertahan Hidup Dengan Berjualan Rujak Cingur

Tayang:
Penulis: Chairul Nisyah | Editor: Welly Hadinata
Youtube Channel Budi Sukses
Kisah Pasangan Tua Yang Bertahan Hidup Dengan Berjualan Rujak Cingur 

Viral Kisah Pasangan Tua Renta Di Surabaya Yang Bertahan Hidup Dengan Berjualan Rujak Cingur

SRIPOKU.COM - Siapa yang tak menginginkan kehidupan layak dimasa tuanya.

Kehidupan yang layak, berbahagia merupakan impian dari setiap manusia, agar dapat menjalani hidup sebagaimana layaknya.

Namun ada sedikit yang berbeda dari Kisah sepasang kakek dan nenek di Surabaya.

Di masa tua mereka harus tinggal di ruang sempit berukuran 2 x 2,5 meter.

Hal inipun menarik perhatian publik.

Tinggal di Ruang Sempit Berukuran 2 x 2,5 Meter, Sejoli Renta di Surabaya Ini Bertahan Hidup dengan Jualan Rujak Cingur
Tinggal di Ruang Sempit Berukuran 2 x 2,5 Meter, Sejoli Renta di Surabaya Ini Bertahan Hidup dengan Jualan Rujak Cingur (Tangkap Layar YouTube Budiono Sukses)

Pasangan kakek nenek ini hanya tinggal berdua di kamar kontrakan sempit itu, mereka bertahan hidup dari hasil jualan rujak cingur.

Pasalnya, mereka tidak memiliki anak maupun saudara, sehingga masih tetap bekerja meski sudah berusia senja.

Live Streaming Timnas Indonesia vs Timor Leste Piala AFF U 18, Nonton Via Android Disini (Video)

Bupati OKU H Kuryana Azis Resmikan RSIA Prima Qonita Baturaja

6 Cara Menyimpan Daging Sapi dan Kambing di Kulkas Agar Tetap Segar dan Tak Basi

Kisah ini datang dari Mbah Niah(80), penjual rujak cingur yang viral di Surabaya.

Berbeda dengan penjual rujak cingur Rp 60 ribu yang viral, Mbah Niah juga mencuri perhatian lantaran membawa kisah yang tak kalah mengharukan.

Melansir dari laman Grid.Id, Diusianya yang sudah renta, Mbah Niah masih semangat berjualan meskipun tak jarang rugi.

Mbah Niah harus mengeluarkan uang Rp 40 ribu untuk membayar becak motor yang membawanya dari tempat tinggalnya ke tempat biasa berjualan rujak cingur.

Rujak cingur yang hanya dihargainya sebesar Rp 10 ribu itu tak jarang sepi peminat, hingga ia sama sekali tak mengantongi uang sepersen pun.

Kisah pilu mbah Niah ini dibagikan di kanal YouTube Budiono Sukses.

"Kadang-kadang kalau ramai 8 piring, kadang laku 5 piring, kadang gak laku sama sekali, kalau laku 5 porsi hanya pas buat bayar becak," ucap Mbah Niah.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved