Sidang Prada DP Hari Ini:Kerabat Dekat yang Ditemui Terdakwa Usai Mutilasi Vera Oktaria Diperiksa
Sidang Prada DP Hari Ini:Kerabat Dekat yang Ditemui Terdakwa Usai Mutilasi Vera Oktaria Diperiksa
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Sidang Prada DP terdakwa yang tega melakukan mutilasi terhadap pacarnya Vera Otaria akan digelar kembali di Denpom II Sriwijaya akan dilanjukan hari ini, Kamis (8/8/2019).
Sidang Prada DP diperkirakan akan dimulai sekitar pukul 08.00 atau paling lambat pukul 09.00.
Seperti dilaporkan oleh wartawan Sripoku.com, bahwa sidang Prada DP hari ini akan memeriksa beberapa saksi-saksi termasuk kerabat dekat yang ditemui Prada DP usai memutilasi Vera Oktaria.
Tercatat setidaknya ada 6 orang kerabat dekat Prada Dp selain Imam Satria yang kini sudah meninggal, ditemui terdakwa usai membunuh pacarnya Vera Oktaria di penginapan di Sekayu Muba.
Dari itu pulalah terbesit oleh Prada DP untuk melenyapkan bukti-bukti dengan cara membakar mayat korban Vera Oktaria.
Pemeriksaan saksi-saksi dalam Sidang Prada DP ini memang memasuki babakan baru dari bukti-bukti baru dari kasus mulitasi terhadap Vera Oktarina, kasir Indomaret tersebut.
4 Orang Ditemui Prada DP Usai Bunuh Vera Oktaria, Salah Satunya Imam Satria Tewas di Sungai Dawas
Fakta-fakta baru terungkap dalam sidang Prada DP, pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap korban Vera Oktaria, kasir Indomaret, 8 Mei 2019 lalu.
Setidaknya ada 4 Orang Ditemui Prada DP Usai Bunuh Vera Oktaria, Salah Satunya Imam Satria, yang belakangan ditemukan Tewas di Sungai Dawas.
4 orang yang ditemui Prada DP usai bunuh Vera Oktria tersebut adalah paman tersangka yakni, Dodi, Teguh dan Sahir.
Satu-satunya orang luar yang belakangan diketahui menyerankan agar Prada DP membakar mayat Veria Oktaria adalah Imam Satria, dia merupakan orang luar dan teman dari Sahir.
Untuk diketahui Sahir merupakan suami dari Elsa Elisa, bibi Prada DP. Seperti diketahui, selain Elsa adapula nama Leni bibi tersangka usai membunuh Vera Oktaria.
Namun, orang yang menyarankan agar Prada DP membakar mayat Vera dalah Imam Satria, sehingga Prada DP kemudian berusaha membakar Mayat Vera di dalam penginapan tersebut, dengan memakai obat nyamuk dengan pemantik korak api.
Seperti dilansir dari tribun Sumsel, dalam dakwaan kasus Prada DP, nama Imam Satria (36) disebut sebagai orang yang menyarankan agar Prada DP membakar mayat Vera Oktaria.
Imam memang bukan paman korban, tetapi satu-satu orang luar atau bukan keluarga yang ditemui Prada DP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/prada-dp-terdakwa-kasus-mutilasi-kembali-disidangkan.jpg)