Breaking News

Mawardi Yahya : Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) Jangan Jadi Ajang Balas Dendam Senior

Mawardi Yahya mengharapkan mahasiswa senior dan seluruh panitia kegiatan PK2) agar tidak menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk balas dendam

Editor: Budi Darmawan
humas pemprov sumsel
Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya bersama Menteri Pertahanan RI Jendral TNI (PURN) Ryamizard Ryacudu hadiri pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) di Kampus Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya Kab.Ogan Ilir, Selasa (6/8). 

Mawardi Yahya : Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) Jangan Jadi Ajang Balas Dendam Senior

INDARALAYA- Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Mawardi Yahya bersama Menteri Pertahanan RI Jendral TNI (PURN) Ryamizard Ryacudu hadiri pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) di Kampus Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya Kab.Ogan Ilir, Selasa (6/8).

Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan kalangan mahasiwa. Kerena itu para mahasiswa dituntut untuk bisa berpatisipasi dalam semua bidang ilmu pengetahun.

Wakil Gubernur Ir H. Mawardi Yahyah dalam sambutannya mengaku bangga pada Universitas Sriwijaya yang telah menggelar PK2 terlebih pesertanya

kalangan mahasiswa baru yang datang dari luar daerah. Ini menandakan mahasiswa-mahasiswi baru tersebut ingin membanggakan Universitas Sriwijaya di Sumatera Selatan.

Mawardi Yahya mengharapkan mahasiswa senior dan seluruh panitia kegiatan program Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) agar tidak menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk balas dendam yang menjurus pada kekerasan terhadap mahasiswa baru.

Mawardi Yahya mengharapkan mahasiswa senior dan seluruh panitia kegiatan program

Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) agar tidak menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk balas dendam

yang menjurus pada kekerasan terhadap mahasiswa baru. (humas pemprov sumsel)

"Mahasiswa baru banyak yang datang dari luar daerah. Ini patut kita apresiasi dan akan menjadi kebanggakan Universitas Sriwijaya," ujarnya.

Mawardi Yahya mengharapkan mahasiswa senior dan seluruh panitia kegiatan program Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) agar tidak menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk balas dendam yang menjurus pada kekerasan terhadap mahasiswa baru.

"Saya berpesan kepada mahasiswa senior dan seluruh panitia kegiatan ini agar tidak menjdi ajang balas dendam yang menjurus kekerasan," tambahnya.

Selain Wakil Gubernur, Menhan juga turut hadir anggota 1 BPK RI Dr. Agung Firman Sampurna. (rel humas)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved