Remaja Di Muara Dua Ini Nekat Bobol Warung Lewat Atap Genteng Buat Beli Handphone

Remaja Di Muara Dua Ini Nekat Bobol Warung Lewat Atap Genteng Buat Beli Handphone

Remaja Di Muara Dua Ini Nekat Bobol Warung Lewat Atap Genteng Buat Beli Handphone
SRIPOKU.COM/IST POLRES OKU SELATAN
Pelaku : Pelaku pencurian dengan membobol atap genteng Talang Kelutum Desa Tanjung Jaya Kecamatan Buay Pemaca, berhasil diringkus , Selasa (30/7/2019). 

Bobol Warung Lewat Atap Genteng Buat Beli Handphone

- Uang Hasil Curian Buat Belanja Handphone

Laporan Wartawan Sripoku.com Apan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA--Bobol warung lewat atap genteng pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) AR (19), warga Talang Kelutum Desa Tanjung Jaya Kecamatan Buay Pem OKU Selatan berhasil diamankan petugas Polsek Buay Pemaca, Selasa (30/7/2019).

Modus tersangka melakukan pencurian saat rumah sedang ditinggalkan penghuninya dengan naik keatas genteng dengan mencuri uang dilaci warung berkisar Rp 3.900.000 dan melarikan diri lewat pintu bagian belakang.

Ketika korban pulang nendapati pintu belakang warung miliknya telah terbuka dan uang dilaci telah raib korban Ibnu Seriawan (45) warga Talang Kelutum Desa Tanjung Jaya Kecamatan Buay melaporkan ke Polsek Buay Pemaca.

Setelah dilakukan penyelidikan Polsek Buay Pemaca berhasil meringkus pelaku yang yang tak lain adalah AR (19), warga Talang Kelutum Desa Tanjung Jaya Kecamatan Buay Pemaca dan sejumlah barang bukti.

Kapolres OKU Selatan AKBP Deny Agung Andriana SIK, MH melalui Kasatreskrim Reskrim AKP Kurniawi HB SIK membenarkan kasus Curat tersebut.
"Tersangka melakukan aksinya saat pemilik warung sedang pergi dengan membobol atap genteng rumah,"kata Kasatreskrim, Selasa (30/7/2019).

Ditambahkan Kasatreskrim pelaku melancarkan aksinya diwaktu malam hari sekitar Pukul 23.00 WIB pada 25 Juli lalu dan sempat berhasil mengambil uang kisaran Rp 3.900.000.
"Pelaku mengambil uang kisaran senilai Rp 3.900.000 dari laci warung,"tambah Kasatreskrim.

Selain tersangka juga diamankan barang bukti (BB) satu Buah Handphone OPPO dan Casan, satu buah Tas Ransel, satu Buah Tas Selempang Warna Cokelat, satu Buah Dompet Merk Levis warna Hijau loreng dan Satu Buah Jam Tangan G-Shock warna Biru, yang diduga hasil belanjaan pelaku dari hasil pencurian tersebut.

Pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana pencurian dengan pemberatan atau Curat dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun kurungan penjara.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved