Berita Lubuklinggau

Ibu Rumah Tangga di Lubuklinggau Ini Serahkan Dua Pucuk Senjata Api ke Mapolsek Lubuklinggau Barat

Takut terancam hukuman, Sri Murdawati (31) seorang ibu rumah tangga menyerahkan dua pucuk senjata api (Senpi) laras panjang simpanan keluarganya.

Ibu Rumah Tangga di Lubuklinggau Ini Serahkan Dua Pucuk Senjata Api ke Mapolsek Lubuklinggau Barat
Tribunsumsel.com/Eko Hepronis
Sri Murdawati (31 tahun) seorang ibu rumah tangga menyerahkan dua pucuk senjata api (Senpi) laras panjang simpanan keluarganya ke Polsek Lubuklinggau Barat. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Takut terancam hukuman, Sri Murdawati (31 tahun) seorang ibu rumah tangga menyerahkan dua pucuk senjata api (Senpi) laras panjang simpanan keluarganya ke Polsek Lubuklinggau Barat.

Penyerahan Senpi oleh warga Jalan Garuda, RT 01 Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I ini diterima langsung oleh unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat.

Usai penyerahan Senpi, Kapolsek Lubuklinggau Barat, Kompol Junaidi Lubet mengatakan, penyerahan senpi tersebut merupakan wujud timbulnya kesadaran masyarakat wilayah hukum Polsek Lubuklinggau Barat.

"Karena sejak sepekan lalu kita sudah memberikan imbauan melalui
bhabinkantibmas agar warga menyerahkan Senpi yang masih tersimpan dirumahnya," kata Junaidi, Senin (8/7/2019) siang.

Selain Sri, Aman Tohir (60) warga Jalan garuda RT 02 Kelurahan Watas Kecamatan Lubuklinggau Barat I juga mendatangi Polsek Lubuklinggau Barat menyerahkan dua pucuk senpi simpanannya.

Mencoba Membegal Tetangga Sendiri, Dua Pemuda Lubuklinggau Utara Ini Ditangkap Polisi

7 Siswa Ignatius Global School Palembang Memawa 7 Medali di OSN 2019 Manado Sulawesi Utara

Box Culvert Ambrol di Desa Lubuk Karet, Akses Jalintim Palembang-Betung Membahayakan Pengendara

Junaidi mengungkapkan, surat imbauan yang disampaikan oleh bhabinkamtibmas kepada masyarakat tersebut berlaku sampai dengan akhir bulan September mendatang.

Untuk itu, apabila masyarakat masih menyimpan Senpi dirumahnya untuk sesegera mungkin menyerahkannya ke Polsek Lubuklinggau Barat, karena tidak akan dilakukan proses hukum

"Apabila lewat sampai batas waktu yang telah kita tetapkan ditemukan ada warga yang masih menyimpan maka akan dilakukan proses hukum," ungkapnya.

Ia menuturkan saat ini jumlah warga yang menyimpan Senpi sudah jauh mengalami penurunan bila dibandingkan dengan beberapa tahun silam. Hal itu seiring meningkatnya kesadaran masyarakat.

"Dari himbauan itu kita keluarkan, memang baru empat pucuk Senpi yang diserahkan warga. Alasan mereka menyimpan Senpi ini rata-rata untuk mengusir hama dan menjaga kebun. Tapi tidak menutup kemungkinan akan ada lagi," ujarnya.(Tribunsumsel.com/Eko Hepronis)

Editor: Tarso
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved