Berita Daerah

Dianggap Lamban, Masyarakat Keluhkan Pelayanan Publik Di Kantor Catatan Sipil Banyuasin

Masyarakat Banyuasin mengeluhkan pelayanan publik di Kantor Catatan Sipil (Capil), lantaran dianggap lamban dalam proses penyelesaian berkas pembuatan

Dianggap Lamban, Masyarakat Keluhkan Pelayanan Publik Di Kantor Catatan Sipil Banyuasin
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Pelayanan Capil semberawut dikeluhkan masyarakat Banyuasin, karena lamban. 

Dianggap Lamban, Masyarakat Keluhkan Pelayanan Publik Di Kantor Catatan Sipil Banyuasin

Laporan Wartawan Sripoku.com, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, BANYUASIN -- Masyarakat Banyuasin mengeluhkan pelayanan publik di Kantor Catatan Sipil (Capil), lantaran dianggap lamban dalam proses penyelesaian berkas pembuatan identitas, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kadin Capil Banyuasin Saukani SE MM, Kamis (4/7/2019) mengatakan, untuk diketahui bahwa, berbagai upaya keras dilakukan pihaknya untuk melayani pelayanan terhadap warga yang ingin membuat kelengkapan identitas diri di capil.

Kalau pihaknya dituding lamban dalam pelayanan itu, tidak benar. Pihaknya terus menata rapi, bahkan ada tambahan jam kerja serta hari libur, Sabtu dan Minggu petugas Capil tetap melayani pembuatan KK dan percetakan KTP.

Sudah jelas, menurut Saukani, layanan dan syarat pembuatan KK dan KTP, akte kelahiran, dan nama anak, bagi warga sebelum mengambil nomor antri di depan pintu masuk yang dijaga petugas Pol PP harus melengkapi perlengkapan. Minimal penulisan ejaan nama harus sesuai dengan nama sebenarnya.

"Sebenarnya proses pembuatan kelengkapan identitas diri di kantor capil, cukup menghabiskan waktu 20 menit sampai 60 menit," kata Saukani panjang lebar, apabila ada kendala jaringan, sinyal maupun alat lunak gangguan, kita tidak bisa paksakan cepat.

Masih kata Saukani, berbagai upaya capil memberikan pelayanan terbaik. Dalam waktu dekat ini setiap kecamatan akan ada UPTD, untuk pelayanan pembuatan identitas.

"Masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke Capil, karena di setiap kecamatan sudah ada UPTD Capil melayani keperluan masyarakat," ungkapnya. Petugas dari Capil nanti bertugas hanya mengkontrol pelaksanaan di UPTD saja.

Sementara itu, Linda warga Kenten Kecamatan Kenten Kabupaten Banyuasin kecewa, sebab pelayanan di kantor capil lamban, karena dirinya sejak pagi hingga sore belum mendapatkan sehelai kertas apalagi, kartu tanda penduduk.

"Saya dari pagi sudah antri dan mengikuti proses pembuatan KTP. Sampai sore ini saya belum dipanggil. Ketika ditanya bagian operasionalnya ada gangguan jaringan. Namun, petugas bisa melihat proses Nik yang aktif dan tidaknya," ucap Linda mengharapkan kepada bupati meninjau kinerja dari petugas capil.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved