Berita Palembang

Otak Pelaku Aksi Begal di Palembang Ini Keok Ditembak Tim Tekab 134 Satreskrim Polresta Palembang

Sandi (24), kawanan pelaku aksi begal, hanya bisa menahan sakit saat dihadiahi petugas Tekab 134 Polresta Palembang

Otak Pelaku Aksi Begal di Palembang Ini Keok Ditembak Tim Tekab 134 Satreskrim Polresta Palembang
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Sandi (24), kawanan pelaku aksi begal, ketika diringkus petugas Tekab 134, Polresta Palembang, dan terpaksa dilumpuhkan karena hendak melawan, Rabu (26/6/2019). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sandi (24), kawanan pelaku aksi begal, hanya bisa menahan sakit saat dihadiahi petugas Tekab 134 Polresta Palembang, dengan sebutir timah panas yang melekat di betis kaki sebelah kanannya, Rabu (26/6/2019).

Dimana Sandi ditangkap petugas, lantaran merupakan otak utama aksi begal yang dilakukannya terhadap korban, korban M Taqwin (15), seorang pelajar warga Jalan Andalas Kelurahan Mangga Besar, Prabumulih, pada Minggu (23/6/2019), sekitar pukul 18.30, usai pertandingan SFC VS, Perserang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Tak pelaku, ketika keberadaan Sandi pun di ketahui petugas, tak mau buruannya kabur, Unit Tekab 134 Polresta Palembang, langsung mendatangi kediamannya.

Namun bukan niat baik dilakukan Sandi saat petugas datang, Sandi malah itu hendak kabur dan melawan petugas. Saat hendak kabur dan melawan petugas, Sandi pun terpaksa di lumpuhkan.

Kronologis Pembunuhan Petani Kopi di OKU Selatan, Pelaku Gorok Leher Korban Saat Sedang Tidur

Tiga Pencuri Kabel PT Medco Energi Lolos dari Kepungan Polisi, Satu Pelaku Pasrah tak Bisa Berkutik

Lihat Perumahan di 15 Ulu Jakabaring Palembang, Pria Ini Kehilangan Sepeda Motor Yamaha N Max

"Terpaksa kita lumpuhkan di lokasi. Ini lantaran pelaku hendak kabur dan melawan petugas, " Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara, didampaingi wakasat Reskrim AKP Ginanjar Aliya Suknama, melalui Kanit Tekab 134, Iptu Tohirin.

Tohirin mengatakan, sebelumnya pihanya sudah menangkap rekannya, beberapa lalu yakni HD.

"Nah ini otak pelakunya kita tangkap dan masih ada 3 orang lagi berstatus DPO, dan akan kita kejar terus. Atas ulahnya pelaku diancam pasal 365 KHUP dengan kurungan penjara diatas 5 Tahun penjara," ungkapnya.

Bukan Lemah Jantung! Telapak Tangan Selalu Berkeringat dan Basah Menurut Medis, Ini Penyebabnya

Pilih Tinggalkan Sule & Anaknya, Lina Terima Nasib Tinggal di Rumah Kecil Sampai Ketahuan Kerja Ini

BREAKING NEWS: Pembunuhan di OKU Selatan, Warga Temukan Mayat Pria Tergorok di Kebun Kopi

Sedangkan, Sandi ketika ditemui di ruang piket reskrim mengakui perbuatannya. Namun saat itu ia tidak memukul korban.

"Saya hanya mendorongnya pak hingga korban jatuh. Melihat HP dikantong celana mau jauh, langsung saya curi," katanya.

Lanjutnya, setelah berhasil HP itu di jual FD ke seseorang, Ia pun mendapatakan bagian RP 60 ribu. " Uang sudah ambil pak buat jajan dan beli rokok," ungkap pria berstatus bujangan itu menyesal.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved