Dua Kabupaten Ini Belum Terapkan Tanda Tangan Elektronik

Dari 17 Kabupaten/Kota hanya dua daerah lagi yang belum menerapkan Tanda Tangan Elektronik (TTE) untuk penerbitan dokumen akte kelahiran.

Dua Kabupaten Ini Belum Terapkan Tanda Tangan Elektronik
SRIPOKU.COM/rahma
Rapat koordinasi (rakor) penerbitan KTP-el kabupaten/kota Se-Sumsel tahun 2019 di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (26/6/2019) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dari 17 Kabupaten/Kota hanya dua daerah lagi yang belum menerapkan Tanda Tangan Elektronik (TTE) untuk penerbitan dokumen akte kelahiran.

Hal tersebut disampaikan Sekertaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Nasrun Umar saat Rapat koordinasi (rakor) penerbitan KTP-el kabupaten/kota Se-Sumsel tahun 2019 di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Rabu (26/6/2019)

"dua kabupaten/kota lagi yang belum menerapkan program ini. Tidak perlulah saya sebutkan yang dua itu," ujarnya.

Namun dari Slide yang ditampilkan, dua kabupaten yang dimaksud adalah Prabumulih dan Ogan Komering Ilir (OKI). Pihaknya pun terus berupaya agar dua kabupaten tersebut dapat segera menjadi bagian dalam penerapan TTE.

Lebih lanjut, kata Nasrun, Untuk angka capaian kepemilikan akte kelahiran di Sumsel juga angkanya ada di atas capaian tingkat nasional yakni sebesar 89,70 persen dari capaian nasional. sebesar 85 persen.

Sementara untuk realisasi percepatan pencetakan KTP Elektronik (KTP-el), Nasrun memberikan apresiasi terhadap kinerja Disdukcapil Sumsel, dimana per 24 Juni kemarin pencapaian sebesar 99,98 persen dari total penduduk di Sumsel yang wajib KTP-el sebanyak 5.885.393 jiwa yang telah memiliki KTP-el sebanyak 5.878.822.

"ini tentunya patut di apresiasi mengingat pencapaian ini tak lepas dari peran serta dan kerja keras dari seluruh jajaran Disdukcapil kabupaten/kota yang ada di Sumsel," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Bina Aparatur Ditjen Dukcapil RI, Djoko Mursito mengapresiasi pencapaian realisasi pencetakan KTP-El di Sumsel yang telah melampaui rata-rata nasional.

"Kedepan petugas Adminduk mulai tingkat pusat hingga daerah harus pro aktif dalam melayani masyarakat. Sehingga target percepatan untuk KTP-el bisa terwujud," tuturnya.(cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved