Berita Pali

Hasil Ikan Danau Burung di PALI Hilang 25 Ton Pertahun, Diduga Tercemar Limbah hingga Mendangkal

Hasil Ikan Danau Burung di PALI Hilang 25 Ton Pertahun, Diduga Tercemar Limbah hingga Mendangkal

Hasil Ikan Danau Burung di PALI Hilang 25 Ton Pertahun, Diduga Tercemar Limbah hingga Mendangkal
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Hasil Ikan Danau Burung di PALI Hilang 25 Ton Pertahun, Diduga Tercemar Limbah hingga Mendangkal 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) memiliki Danau Burung dengan luas 36 Hektare dan menjadi salah satu wilayah penghasil sumber daya alam lumbung ikan terbesar di Bumi Serapat Serasan setiap tahunnya.

Danau Burung sendiri terletak di 3 Desa Kecamatan Penukal Utara, yakni Desa Tempirai Utara, Desa Tempirai Timur dan Desa Tempirai Induk serta memiliki air yang berwarna coklat pekat di Kabupaten PALI.

Danau ini terletak tidak jauh dari desa, hanya memakan waktu satu jam ditempuh dari jalan darat dan melalui jalur laut dengan waktu hampir 2 jam perjalanan.

Saat dilakukan lelang lebak lebung atau lelang sungai, pastinya Danau Burung memiliki harga yang fantastik, karena ditopang dengan hasil ikan yang melipah dan menjanjikan.

Namun, sayangnya sejak tiga tahun terakhir hasil ikan dari danau seluas 35 hektar ini terus mengalami penurunan hingga 25 ton setiap tahunya.

Hal disebabkan akibat adanya zat asam yang mengalir dari areal perkebunan kelapa sawit, milik PT Proteksindo yang berada di dekat wilayah Danau Burung.

Sehingga dampaknya Danau Seluas 35 Hektare dan berbatasan dengan Kabupaten Musi Banyuasin ini terus mengalami pendangkalan.

Sumari (36) warga Desa Tempirai Induk yang juga pemenang lelang sungai sejak tahun 2015 lalu hingga saat ini menjelaskan, sejak tahun 2017 hasil ikan dari Danau Burung yang dulunya melimpah kini hanya tinggal cerita belaka.

Dimana, danau yang harga lelangnya nyaris menyentuh angka Rp200 juta ini, terus mengalami penurunan hasil ikan setiap tahunya.

Halaman
12
Penulis: Reigan Riangga
Editor: adi kurniawan
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved