117 Ribu Siswa SD/MI dan SMP/MTs Di Muaraenim Dapat Seragam Sekolah
pada tahun ajaran baru, sebanyak 117 ribu siswa akan mendapatkan seragam sekolah gratis dari Pemkab Muaraenim.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Budi Darmawan
Laporan Wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri
SRIPOKU.COM, MUARAENIM,---Kabar gembira bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Muaraenim. Pasalnya pada tahun ajaran baru, sebanyak 117 ribu siswa akan mendapatkan seragam sekolah gratis dari Pemkab Muaraenim.
"Mereka dapat seragam sekolah dan sepatu. Sehingga nanti semuanya seragam tidak ada baju bagus dan jelek begitupun sepatunya," ujar Bupati Muaraenim Ir H Ahmad Yani MM pada kegiatan Pembinaan Kepala SD/MTS dan SMP/MTS Se Kabupaten Muaraenim di gedung Putri Dayang Rindu Muaraenim, Selasa (28/5/2019).
Menurut Yani, seiring dengan perubahan dan tantangan terhadap penyelenggaraan pendidikan kedepan yang semakin besar, maka Pemkab Muaraenim sesuai dengan visi dan misinya yaitu misi yang keempat adalah mewujudkan pendidikan dan kesehatan yang mudah dijangkau dan bebas biaya, Pemerintah Kabupaten Muarenim telah menganggarkan biaya bantuan fasilitas penunjang belajar bagi seluruh peserta didik SD/MI SMP/MTS berupa pakaian seragam sekolah harian dan sepatu untuk sebanyak 117 ribu peserta didik SD/MI dan SMP/MTS se Kabupaten Muaraenim.
Begitupun sehubungan dengan dana bantuan fasilitas penunjang belajar bagi peserta didik yang akan disalurkan ke sekolah madrasah melalui Bosda (Bos Daerah) maka, pihaknya mengingatkan agar kepala sekolah/madrasah untuk mengelola dana tersebut sesuai peraturan yang berlaku, hindarilah adanya penyimpangan-penyimpangan terhadap penggunaan dana BOS agar tidak tersandung dengan hukum. Silahkan kelola dana tersebut sesuai dengan peruntukannya.
• Tak Banyak yang Sadar 4 Orang Ini Ternyata Terkenal Berkat Pasangannya, No 4 Malah Gagal Jadi Artis
• Lewat Telepon Sebuah Aksi Pencurian Di Muara Enim Berhasil Terungkap
Untuk membantu kesejahteraan guru honorer, Pemerintah Kabupaten Muaraenim pada tahun 2011, telah menganggarkan dana tunjangan pegawai harian lepas (PHL) sebesar Rp 26.620.000.000 milyar untuk 2.850 orang guru dan tenaga kependidikan yang memenuhi persyaratan. Diharapkan dengan bantuan tersebut akan mendapat motivasi peningkatan kinerja guru.
"Penyediaan dana tersebut tentu belum mencukupi untuk memenuhi semua kebutuhan sekolah madrasah, dengan anggaran yang terbatas ini, kami mengharapkan peningkatan kinerja kepala sekolah," tukas Bupati.
Masih dikatakan Yani, kemampuan dan memanfaatkan semua potensi yang ada untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing.
Sesuai dengan perkembangan zaman dan pesatnya kemajuan teknologi perubahan pendidikanpun mengikuti perkembangan tersebut. Kepala Sekolah harus bisa menyesuaikan diri, mau tidak mau harus ikut dalam perubahan itu, kalau tidak akan tertinggal di bidang pendidikan.
• 7 Zodiak Ini Disebut tak Sanggup Jalani Hubungan LDR (Long Distance Relationship), Ada Punya Kalian?
Dikatakan Bupati, pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tapi juga tanggung jawab masyarakat, oleh karena itu dalam menjalankan tugas agar dapat berkoordinasi dengan semua pihak dapat menjalin hubungan kekeluargaan dengan guru, koordinasi dengan pengawas mereka akan melibatkan pengurus komite dan orang tua murid murid bekerja sama dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk kemajuan pendidikan di sekolah. Apabila semua pihak bisa bekerja sama dalam penyelenggaraan pendidikan ini, mudah-mudahan tujuan Muaraenim untuk rakyat yang agamis, berdaya saing, Mandiri, sehat dan sejahtera, akan tercapai.
"Kepada para pengawas agar dapat menjalankan tugas pengawasan dan pembinaan dengan baik, apabila menemui hambatan atau kendala dalam pelaksanaan pembelajaran segera diatasi bersama kepala sekolah dan selalu berkoordinasi," pungkasnya.(ari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pembinaan-kepala-sdmts-dan-smpmts-se-kabupaten-muaraenim.jpg)