Berita PALI

Kamar Kos Disatroni Pencuri, 8 Ponsel Milik Calon Paskibraka PALI 2026 Raib

Sebanyak delapan unit telepon genggam (handphone) milik para peserta raib digasak pencuri saat mereka tengah tertidur lelap di rumah kos

Penulis: Mat Bodok | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Mat Bodok
BERI KETERANGAN - Pemilik rumah kos-kosan, Bintang nomor 3 dari kiri menceritakan kronologis peristiwa pencurian di tempatnya, Selasa (21/4/2026). Sebanyak 8 ponsel calon Paskibraka PALI raib diambil pencuri. 

Ringkasan Berita:
  • Aksi pencurian menimpa sejumlah peserta Calon Paskibraka Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun 2026. 
  • Sebanyak delapan unit telepon genggam (handphone) milik para peserta raib digasak pencuri saat mereka tengah tertidur lelap di rumah kos, Selasa (21/4/2026).
  • Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 03.32 WIB di sebuah rumah kos milik warga di RT 01, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi. 

SRIPOKU.COM, PALI – Aksi pencurian menimpa sejumlah peserta Calon Paskibraka Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tahun 2026. 

Sebanyak delapan unit telepon genggam (handphone) milik para peserta raib digasak pencuri saat mereka tengah tertidur lelap di rumah kos, Selasa (21/4/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 03.32 WIB di sebuah rumah kos milik warga di RT 01, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi. 

Pelaku diduga masuk dengan cara memanjat dan melepas dua kaca daun jendela di lantai dua rumah panggung tersebut.

Kronologi Kejadian

Salah satu korban, Marza, menuturkan bahwa pelaku menyasar kamar wanita di lantai dua terlebih dahulu. 

Pelaku mengambil ponsel yang diletakkan tepat di samping tubuh para korban yang sedang tertidur. 

Setelah dari lantai dua, pelaku turun ke lantai bawah dan menggasak ponsel milik rekan pria lainnya.

"Kami sedang tidur, dan ponsel itu diletakkan tidak jauh dari badan," ungkap Marza saat memberikan keterangan.

Rincian delapan unit ponsel yang hilang antara lain milik Gres (1 unit Vivo), Monica (2 unit Vivo), Imel (1 unit Oppo), Edo (1 unit Oppo), Marvin (1 unit iPhone dan 1 unit Vivo), serta Marza (1 unit Samsung).

Pendamping Paskibraka, Edo Herianto, mengaku terkejut atas insiden yang menimpa anak asuhnya. 

Ia langsung mendampingi para korban ke Mapolres PALI untuk melaporkan kejadian tersebut.

"Saya kaget mendapat informasi handphone adik-adik dicuri saat mereka tidur. Kami tidak terima dan hari ini resmi melapor ke Sat Reskrim Polres PALI," tegas Edo di ruang tunggu Mapolres PALI.

Di sisi lain, pemilik kos berinisial B memaparkan rasa kecewa dan malunya atas insiden tersebut. 

Ia menyebut selama ini lingkungan di sekitar Kelurahan Talang Ubi Barat tergolong aman dari aksi kriminalitas.

Kasat Reskrim Polres PALI melalui Kanit Pidum Ipda Septiansyah membenarkan adanya laporan tersebut. 

Namun, pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan lebih rinci karena proses pemeriksaan saksi dan korban masih berlangsung.

"Korban masih dalam pemeriksaan penyidik. Kami masih bekerja di lapangan untuk mendalami kasus ini," ujar Ipda Septiansyah singkat.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved