PDGI Pastikan Pelaku Malpraktik yang Dialami Seorang Mahasiswa di Palembang Bukanlah Dokter Gigi

PDGI Pastikan Pelaku Malpraktik yang Dialami Seorang Mahasiswa di Palembang Bukanlah Dokter Gigi

PDGI Pastikan Pelaku Malpraktik yang Dialami Seorang Mahasiswa di Palembang Bukanlah Dokter Gigi
SRIPOKU.COM/SYAHRUL
Ilustrasi Dokter Gigi Saat Melakukan Pemeriksaan/ PDGI Pastikan Pelaku Malpraktik yang Dialami Seorang Mahasiswa di Palembang Bukanlah Dokter Gigi 

Atas kasus ini, PDGI akan melakukan pendampingan terhadap korban sampai ke pengadilan sebagai pendamping sekaligus saksi ahli.

Olan Busali (19), seorang mahasiswa yang tertipu malpraktik oknum dokter gigi menunjukan tampalan giginya saat melapor ke Polresta Palembang, Rabu (8/5/2019)
Olan Busali (19), seorang mahasiswa yang tertipu malpraktik menunjukan tampalan giginya saat melapor ke Polresta Palembang, Rabu (8/5/2019) (SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA)

Disindir Sang Anak Saat Masih Bayi, Donita Kini Mantap Berhijab, Respon Adi Nugroho Terdiam

Kesaksian Rekan Kerja Vera Oktaria Mayat Dimutilasi, Baru Seminggu Kerja Pamit Mau Pulang

Warga Palestina Butuh Dukungan Doa

Ingin Jadi Anggota Polri, Martin Geluti Dunia Modeling, Latih Modeling dari Ikut Paskibraka

Segini Uang Saku 5 Anak Artis Ini, Ada yang Cuma 20 Ribu Per Hari, No 4 Malah Bisa Buat Beli Rumah!

Sebelumnya diberitakan Sripoku, seorang mahasiswa bernama Olan Busali menjadi korban malpraktik oknum yang mengaku-ngaku sebagai dokter gigi.

Awalnya Olan tergiur dengan harga yang ditawarkan murah oleh oknum tersebut melalui media sosial Facebook.

Akibat kejadian tersebut, Olan yang merupakan warga kawasan Kelurahan Sei Selincah Kecamatan Kalidoni Palembang harus menahan sakit di bagian gusi dan gigi akibat ulah dokter gadungan itu.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, kejadian tersebut pada Sabtu (4/5/2019) sekitar pukul 12.00.

"Saat itu saya langsung ke tempat praktik dokter yang berada di Jalan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang," ujar Olan Busali saat melapor ke Polresta Palembang, Rabu (8/5/2019).

Kepada petugas pengaduan, Olan Busali menuturkan dengan harga Rp 270 ribu yang ditawarkan, ia bisa menampal tiga gigi dan satu gigi dicabut.

"Awalnya saya tidak curiga pak, walaupun tempatnya tidak layak sebagai tempat praktik. Namun beberapa jam usai menampal gigi dan mencabut gigi, saya lantas merasakan sakit di gigi hingga keluar darah," ujarnya.

Hingga akhirnya, korban pun mengetahui bahwa praktik dokter tersebut banyak keluhan dari para pasiennya yang menjadi korban malpraktik.

Mudik Lebaran Bisa Lewat Tol Kayuagung?

Mayat Wanita Dimutilasi di Sungai Lilin Terkuak, Ibunda Vera Oktaria Menangis Histeris

Susy Susanti: Tujuan Utama Kita Membawa Pulang Piala Sudirman

Video Inilah 6 Tips Ampuh Mengatasi Bibir Kering dan Pecah-pecah Selama Berpuasa

7 Cara Membersihkan Wajah yang Benar Agar Kulit Tak Bermasalah

"Ya pak saya lihat banyak yang mengeluh atas dokter tersebut pak. Apalagi saya lihat dokter tersebut tidak mengantongi izin praktik pak," katanya.

Halaman
123
Penulis: Nadia Elrani
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved