Berita Muaraenim

KPUD Muaraenim Diminta tidak Meloloskan Caleg yang Parpolnya tidak Menyampaikan LPPDK

Parpol yang tidak menyampaikan LPPDK hingga batas waktu yang ditentukan diminta agar Calegnya tidak diloloskan.

KPUD Muaraenim Diminta tidak Meloloskan Caleg yang Parpolnya tidak Menyampaikan LPPDK
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ/DOKUMEN
Komisioner KPU Palembang menerima LPPDK dari Partai PKS dan Partai Demokrat. 

Laporan wartawan sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM ---Sejumlah kalangan meminta kepada KPUD Muaraenim, agar tidak meloloskan Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang partainya tidak menyampaikan Laporan Penerimaan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) hingga akhir batas yang ditentukan.

"Kami melihat sendiri, hingga tanggal 1 Mei 2019 pukul 18.00, masih ada satu Parpol yang belum menyampaikan LPPDK ke KPUD. Karena waktu itu masing-masing parpol lagi konsentrasi mengikuti rapat pleno rekapitulasi suara hasil Pilpres dan Pileg yang diselenggarakan KPUD,” jelas Pengurus Harian DPD Partai Golkar Muaraenim, Ahmad Solihin, Selasa (7/5/2019)

Menurut Solihin, pihaknya sengaja menyampaikan permasalahan ini, sebab terindikasi ada Parpol yang calegnya memperoleh kursi di DPRD Muaraenim, namun diduga belum menyampaikan LPPDK ke KPUD hingga batas akhir yang ditentukan.

Jadi, jika pihak KPUD mengatakan bahwa semua partai politik telah menyampaikan LPPDK patut dicurigai. Karena pengurus parpol yang belum menyampaikan LPPDK tersebut, sempat bercerita kepadanya hingga berakhirnya masa waktu penyampaikan LPPDK tersebut.

“Jika pertanyaan besar kami kalau KPUD mengatakan bahwa semua parpol telah menyampaikan LPPDK tersebut,” tegas Solihan.

Adu Kambing Suzuki Satria Vs Honda Beat di Lintas Sumatera Lahat, Pengendara Satria Meninggal

Rekapitulasi KPU Kota Selesai, Saksi Golkar Dan Demokrat Banjiri Interupsi

Desa Pulau Semambu Jadi Pilot Project Pengembangan Budidaya Kacang Tanah

Masih dikatakan Solihin, sesuai ketentuan UU nomor 27 tahun 2017 dan PKPU nomor 28 dan 29 tahun 2018 serta PKPU nomor 32 dan 34 tahun 2019, menyebutkan batas akhir laporan LPPDK tanggal 1 Mei 2019 pukul 18.00.

Apabila parpol tidak menyampaikan LPPDK tersebut, maka Calegnya yang terpilih tidak bisa dilantik. Karena setiap Parpol wajib menyerahkan LPPDK.

Ketika dikonfirmasi ke Komisioner KPUD Muaraenim Divisi Hukum Redi Kales SH, mengatakan dari ke 16 Partai Politik peserta Pemilu, semuanya telah menyampaikan LPPDK ke KPUD, hanya PSI yang tidak melaporkan karena tidak caleg ditingkat Kabupaten.

“Parpol itu sebelum pukul 18.00 pada tanggal 1 Mei 2019 tersebut sudah menyampaikan laporan ke KPUD tetapi belum lengkap, tetapi pada hari itu juga telah dilengkapi oleh mereka, jadi sudah tidak ada masalah,” tegasnya.(ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved