Tahanan Polresta Palembang Kabur

Kapolresta Palembang Tegaskan Jika Melawan Kamar Mayat sudah Menanti Tahanan yang Masih Kabur

"tak segan-segan kita memberikan tindakan tegas terukur dan sesuai prosedur. Melawan petugas sudah pasti kamar mayat menanti," tegasnya lagi.

Kapolresta Palembang Tegaskan Jika Melawan Kamar Mayat sudah Menanti Tahanan yang Masih Kabur
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
M Arif dan Andrian, dua tahanan Narkoba Polresta Palembang yang kabur bersama 30 tahanan lainnya kini berhasil ditangkap kembali. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Salah satu Otak pelaku pembobol ventilasi sel Tahanan Narkoba Polresta Palembang, Akhirnya berhasil ditangkap Tim gabungan Sat Res Narkoba dan Sat Reskrim Polresta Palembang, Selasa (7/5).

Ia adalah M Arif Hidayatullah (24), warga Jalan Perintis Kemedekaan Lorong Produksim Kelurahan Duku Kecamatan IT III, Palembang.

Arif yang diketahui suaminya dari Indah ini (pembawa gergaji besi ini-red), ditangkap tim gabungan saat berada di kota Prabumulih.

Tak pelak ketika melihat petugas yang mengenarkan baju preman yang mengintai, Membuat Arif pun yang juga merupakan otak dari peristiwa itu hanya bisa menyerah dan mengangkat kedua tangan ke atas.

Selain, M Arif, Tim gabungan yang dibentuk oleh Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah, juga menangkap Andrian Kusuma Saputra (27), warga Jalan Sei Item Gang Angkatan 66 IV Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB, I Palembang.

" Benar hingga malam ini, Selasa (7/5), Sudah menangkap 14 tahanan kabur yang menjebol ventilasi sel tahanan Polresta Palembang," Ungkap Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah.

Terlalu Banyak Laporan, Bawaslu Sumsel Menonaktifkan Komisioner Bawaslu Kabupaten Empatlawang

KPUD Muaraenim Diminta tidak Meloloskan Caleg yang Parpolnya tidak Menyampaikan LPPDK

Adu Kambing Suzuki Satria Vs Honda Beat di Lintas Sumatera Lahat, Pengendara Satria Meninggal

Ada pun nama-nama 14 tahanan yang kabur berhasil ditangkap, lanjut Didi, yakni M Suhandri bin Malikur, M Iki Gunawan, Alvin Febriansyah, Hendri Romiyo, Zaim Fadli, Fahmi bin Zainal Abidin, Wahyu Budiman bin Kanalam, M. Trisno als Aak bin Jhoni Sibarani, Zahri bin Ali Daud, Bimo Saputra, Rajab Semendawai dan Maulana Ismail.

"2 yang baru ditangkap yakni M Arif Hidayatullah diduga otak dari peristiwa itu, namun hingga kini masih kita ambil keterangan untuk didalami. Lalu 1 tahanan lagi yang berhasil ditangkap yakni Andrian Kusuma (17), "' beber Didi.

Kapolresta Palembang juga mengatakan, dirinya berkali-kali menyampaikan kepada 16 tahanan yang statusnya masih kabur diharapkan untuk menyerahkan dirinya," Saya tegaskan lagi untuk menyerahkan dirinya dan keluarga tahanan yang kabur, untuk membantu pihak kepolisian menyerahkan keluarga yang kabur. Ini agar tidak terjadi hal-hal yang diingikan," tegasnya.

Didi mengingatkan kepada tahanan yang masih kabur, jika nanti didapati dan berhasil ditangkap tim gabungan Sat Res Narkoba dan Sat Reskrim.

"Jika melawan petugas, tak segan-segan kita memberikan tindakan tegas terukur dan sesuai prosedur. Melawan petugas sudah pasti kamar mayat menanti," tegasnya lagi. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved