Perolehan Suara Berkurang , Saksi Partai Pertanyakan Coretan Di DA 1 PPK Kecamatan Alang Alang Lebar

Ketua KPU kota Palembang, H Eftiyani memberikan kesempatan kepada PPK Alang-Alang Lebar untuk menjelaskan kronologi kejadian yang dialami oleh caleg p

Perolehan Suara Berkurang , Saksi Partai Pertanyakan Coretan Di DA 1 PPK Kecamatan Alang Alang Lebar
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Pembukaan kotak suara untuk membuktikan hasil suara dari caleg Nasdem yang terekap kurang suara, Kamis (2/5/2019) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Puluhan peserta rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilu serentak tahun 2019 tingkat Kota Palembang kembali memasuki Aula Demokrasi KPU Palembang guna melanjutkan rapat pleno yang di skor selama 2 jam atas permasalahan yang di alami oleh partai nasdem terhadap calon legislatifnya yang berubah suaranya dari 61 suara menjadi 11 suara.

Ketua KPU kota Palembang, H Eftiyani memberikan kesempatan kepada PPK Alang-Alang Lebar untuk menjelaskan kronologi kejadian yang dialami oleh caleg partai Nasdem.

Petugas PPK Kecamatan Alang-Alang lebar mengatakan semua proses di tingkat pps dan pkk sudah benar kita lakukan, bahkan sesuai prosedur.

"Kami sudah pertanyakan di tingkat PPS sudah kami tanyakan kepada forum dan juga saksi masih ada yang ingin di sangkal tapi tidak ada yang mau protes,"ujat petugas PKK Alang-alang lebar.

Saksi Parpol Nasdem, A fechlepie ST mengatakan memang benar proses prosedurnya seperti itu namun ketika pengimputan datanya yang beda.

"Memang benar seperti itu tapi salah di pengimputannya. tidak mungkin kami mengajukan keberatan ini. Simple, kami hanya meminta bukti pencocokan saja dengan panwaslu jika kami salah kami terima," ujarnya

KPU Kota Palembang meminta kepada forum untuk berdiskusi ke Bawaslu. Namun bila hasilnya tidak sama maka saksi partai dapat mengisi form DB 2 bila keberatan dengan hasilnya dan dapat dilanjutkan ke tingkat KPU Provinsi.
Setelah melakukan diskusi KPU memutuskan bahwa kita akan membuka kota suara DPRD Provinsi untuk melihat DA1nya.

Dan setelah melihat DA 1nya ternyata jumlah 11 berbeda dengan apa yang disangkalkan oleh saksi namun angka 6 nya sudah tercoret dan ditambah 1 menjadi 11 suara. Sontak membuat para saksi partai keberatan atas hal ini. Dan saksi tetap berpegang teguh atas tuntunannya. Namu Ketua KPU tetap saja mempersilahkan saksi partai untuk mengisi DB 2 untuk dapat dibahas di tingkat KPU provinsi.

Penulis: Haris Widodo
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved