Berita Palembang

Saprizal Ditemukan Meregang Nyawa di Lantai 2 Rumahnya, Sempat Minta Uang Rokok Lalu tak Ada Suara

Warga Mayor Zen kembali dibuat heboh lantaran Saprizal (33) ditemukan tewas gantung diri di lantai 2 rumahnya

SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Warga Mayor Zen Jalan Segaran ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di lantai 2. 

Laporan wartawan Sripoku.com Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Warga Mayor Zen kembali dibuat heboh lantaran Saprizal (33) ditemukan tewas gantung diri di lantai 2 rumahnya di Jalan Segaran 1 nomor 24, Palembang pada Selasa, (9/4/2019) malam.

Dari informasi yang dihimpun kabar meninggal Saprizal pertama kali diketahui oleh adiknya Jauhari yang curiga ketika dipanggil tak memberi sahutan.

"Kakak ada di lantai atas, kami panggil tidak ada sautan, dari dia (korban) kami langsung naik ke atas lihat dia sudah tergantung di gudang." ungkap adik korban saat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

Korban masih sempat berintraksi bersama keluarga sekitar pukul 17.30 WIB, dimana saat itu, Saprizal meminta uang untuk membeli rokok kepada orang tuannya.

"Dia minta uang kepada bapak, lima puluh ribu untuk beli rokok, terus langsung naik. Sekitar 30 menit dipanggil panggil tidak tidak ada suara, pas naik lihat kakak sudah tergantung" ujarnya.

Petugas Polsek Kalidoni Palembang, dipimpin Kapolsek Kalidoni AKP Irene, SIK, didampingi oleh Iptu Heriyanto Kanit Reskrim beserta tim Identifikasi Polresta Palembang, berhasil mengevakasi korban dan mengambil tali nilon yang digunakan untuk gantung diri.

"Benar kita mendapat laporan warga, kita langsung ke TKP, sisanya kita langsung olah TKP, memeriksa saksi saksi, dan bersama tim identifikasi melakukan evakuasi jenazah," ungkap AKP Irene, Rabu (10/4/2019).

Usai melakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti-bukti diketahui jika Saprizal merupakan pengangguran dan sering keluar masuk rumah sakit.

"Di tubuh korban kita tidak temukan tanda tanda kekerasan, tapi berdasarkan keterangan keluarga korban ini diketahui mengidap penyakit jiwa sudah 4 kali masuk RS Jiwa, dan saat ini sedang menjalani rawat jalan" jelasnya.

Lanjutnya, saat akan dibawa, keluarga korban menolak untuk di autopsi sehingga pihak keluarga hanya mengurus surat peryataan.

"Jenazah korban tidak dibawa ke RS Bhayangkara, karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum atau autopsi terhadap korban, mereka hanya membuat surat pernyataan saja," jelasnya.

Mendadak Sosok Ini Ungkap Kebiasaan Syahrini Sebelum Nikah, Rajin Kajian hingga Sebut Harapan Ini!

Ternyata Hal Ini yang Dilakukan Kriss Hatta Sebelum Ditahan Terkait Billy Syahputra dan Hilda Vitria

Lapar Pun Ditahan, 6 Artis Ini Ternyata Dulunya Hidup Susah, No 4 Kini Jadi Biduan Dangdut Terkenal!

Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved