Berita Palembang

Terjebak Macet, Jambret Ponsel Driver Ojol di Palembang Ini DihajarTiga Butir Timah Panas

Agus Uganda (29) warga Mandi Api Kecamatan Sukarami, Palembang ini dilumpuhkan petugas Hunter Polresta Palembang dengan tiga butir timah panas.

Terjebak Macet, Jambret Ponsel Driver Ojol di Palembang Ini DihajarTiga Butir Timah Panas
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
salah satu pelaku jambret sadis Agus (29), keok dihadiahi petugas Hunter Polresta Palembang, dengan timah panas, Rabu (3/4), sore. 

Laporan wartawan sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Satu dari dua pelaku jambret sadis di kota Palembang, yakni Agus Uganda (29) warga KM 5 Jalan Mandi Api, Kecamatan Sukarami, Palembang ini terpaksa dilumpuhkan petugas hunter
Polresta Palembang dengan tiga butir timah panas pada bagian kaki kanannya, Rabu (3/4), sekitar pukul 16.00.

Sedangkan, temannya Aldo, berhasil kabur dengan sepeda motornya, usai menabrak mobil saat melarikan diri setelah merampas Hp milik seorang driver Ojol bernama Rike (26), yang beralamat di Jalan Lintas Palembang-Sekayu, Kelurahan Ngulak, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Muba.

Dari tangan Agus, petugas berhasil diamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis sangkur, Hp korban dan sebuah helm yang dipakai tersangka saat beraksi.

Informasi yang dihimpun, aksi jambret tersebut berawal saat korban mengantar pesanan go food ke arah Jalan Veteran.

Saat itu korban sedang melihat MAP di ponselnya, tiba-tiba datang kedua pelaku dan langsung merampas Hp korban.

Kemudian korban langsung mengejar dan motor tersangka menabrak mobil yang sedang terjebak macet di jalan.

Rumah Terasa Bergoyang, Ibu di Kuto Ini Intip Lewat Pintu Ternyata Anak Gadisnya Sedang Digagahi

Warga Tanjung Seteko Heboh, Muncul Semburan Air Mirip Gas Alam dari Dalam Aliran Sungai

Disinyalir Kapal yang Beroperasi di Sumsel Banyak tidak Laik Layar, Dishub Perketat Pengawasan

"Saat kejadian saya sedang melihat google map, tiba-tiba ada dua pelaku dan salah satunya merampas Hp saya. Kemudian mereka lari dan saya kejar, untung di jalan sedang macet sehinga tersangka menabrak mobil dan jatuh. Tapi pelaku satunya berhasil lari dengan motornya," bebernya.

Sedangkan Agus, tertinggal dan lari ke dalam gang buntu. Saat itu, ia terjebak di dalam pagar berpintu besi rumah warga di kawasan Rajawali depan Kampus MDP.

Pada saat bersama, petugas Hunter sedang patroli melintas dan langsung berupaya mengamankan korban. Lantaran melawan petugas dengan mengibaskan senjata tajam yang dipegangnya, tersangka langsung
dilumpuhkan dengan tiga butir timah panas di kaki kanannya.

Ketika diperiksa petugas, Agus mengaku kalau dia baru saja pulang mengantar dari Sungai Lilin membawa truk, dan menemui Aldo dengan maksud minta diantar pulang. " jujur pak saat itu saya mau minta anter balek pak, tapi di jalan kawan aku itu merampas hp korban gojek. Kami dikejer nabrak mobil dan jauh. Dia berhasil kabur aku tetinggal di TKP," ungkapnya menyesal.

Atas ulahnya pelaku akan dikenakan pasal 365 KUHP, dengan ancaman 7 tahun penjara. (diw).

===

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved