Berita Palembang

Lebaran Idul Fitri Masih Dua Bulan Lagi, Tiket Kereta Api Ekonomi Sudah Ludes Terjual

Tiket kereta api kelas ekonomi tujuan Kertapati- Tanjung Karang dan Kertapati- Lubuklinggau

Lebaran Idul Fitri Masih Dua Bulan Lagi, Tiket Kereta Api Ekonomi Sudah Ludes Terjual
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Meski hari Raya Idul Fitri 1440 H masih sekitar dua bulan lebih, namun tiket kereta api kelas ekonomi tujuan Kertapati- Tanjung Karang dan Kertapati- Lubuklinggau nyaris 100 persen ludes terjual.

Bahkan hingga H-1 lebaran tiket KA Ekonomi sudah penuh dipesan oleh penumpang.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan KA Ekonomi masih menjadi pilihan masyarakat, karena pelayanannya yang bagus dan tarifnya murah.

Untuk keberangkatan H-7 sampai H-1 jurusan Kertapati-Tanjungkarang sudah habis terjual, begitu pula Kertapati-Lubuklinggau hingga H-4 sampai H-1 sudah ludes terjual.

"Pembelian tiket ekonomi sudah udes terjual sampai H-1. Kita hanya menyisakan tiket eksekutif dan bisnis," ujarnya, Senin (25/3/2019).

Aida menjelaskan, pada mudik lebaran tahun ini jumlah penumpang diprediksi meningkat sampai 10 persen. Selama masa angkutan lebaran 2019 ini PT KAI Divre III secara total menyiapkan 64.900 tempat duduk.

Ia menyebut, untuk para penumpang bisa melakukan pemesanan tiket 24 jam melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, contact center 121, gerai minimarket dan mobile apps yang dikelola oleh mitra yang telah
bekerja sama dengan KAI.

"Jumlah penumpang juga diprediksi mengalami peningkatan. Untuk penambahan gerbong belum dipastikan ada atau tidak . Jikapun ada untuk eksekutif bukan ekonomi," jelas Aida.

Sementara itu, terkait barang bawaan setiap penumpang diperbolehkan membawa bagasi ke dalam Kereta Api dengan berat maksimum untuk tiap penumpang 20 kilogram dan dengan volume maksimum 100 dm3.

Dimensi maksimal bagasi adalah 70 cm x 48 cm x 30 cm. Penumpang akan diperbolehkan membawa bagasi yang melebihi berat atau ukuran seperti yang telah diatur hingga seberat 40 kg atau dengan volume 200 dm3 dengan dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 60 cm) ke dalam kereta penumpang dengan dikenakan bea kelebihan bagasi atau membeli tempat duduk ekstra.

Tarif kelebihan bagasi untuk kelas eksekutif, tarif atas kelebihan berat bagasi akan dihitung Rp 10.000 per kilogram.

"Sementara untuk kelas bisnis atau ekonomi komersial dikenakan Rp 6.000 per kilogram dan ekonomi non komersial Rp 2.000 per kilogram," ungkap Aida. 

Booking Service di Dealer Berlogo Astra Motor Cukup Bayar Rp 19.910 dan Tanpa Antre

Terjadi Setahun Dua Kali, Fenomena Equinox Indonesia tak Akibatkan Peningkatan Suhu Udara Esktrem

Puskemas 7 Ulu Palembang Gandeng Igogreen, Bayar Obat Pakai Sampah

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved