Berita Palembang

Puskesmas 7 Ulu Palembang Gandeng Igogreen, Bayar Obat Pakai Sampah

Sebagai bentuk kepedulian kebersihan lingkungan bersama, untuk mewujudkan kebersihan dan pemanfaatan sampah.

Puskesmas 7 Ulu Palembang Gandeng Igogreen, Bayar Obat Pakai Sampah
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Warga menyetor sampah ke bank sampah Posyandu Duren XII. Sabtu (23/3/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Sebagai bentuk kepedulian kebersihan lingkungan bersama dan untuk mewujudkan kebersihan dan pemanfaatan sampah, Puskesmas 7 Ulu Palembang mengadakan perlombaan Kampung bersih keluarga sehat dengan menggelar lomba pengelolaan sampah antar, posyandu di Kecamatan SU 1, berkerjasama dengan Igogreen. Sabtu (23/3/2019).

Warga menyetor sampah ke bank sampah posyandu duren XII. Sabtu (23/3/2019).
Warga menyetor sampah ke bank sampah posyandu duren XII. Sabtu (23/3/2019). (SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO)

Adapun perlombaan tersebut diikuti oleh posyandu duren XII, posyandu Kamboja, posyandu Tulip.

Dokter Rustina (51) sebagai pengelola posyandu duren XII menjelaskan aksi peduli lingkungan dengan pemanfaatan sampah telah dia lakukan sejak 5 tahun yang lalu, sampai akhirnya awal tahun lalu bertemu dengan Igogreen dan memiliki visi yang sama yaitu pemanfaatan sampah dan kebersihan lingkungan.

"Sebenarnya saya sudah hampir 5 tahun ini aktif dalam kegiatan program pemanfaatan sampah untuk kebersihan lingkungan" Jelasnya.

"Ternyata awal tahun ini secara kebetulan dipertemukan dengan komunitas igogreen, dan mempunyai visi yang sama"

Igogreen merupakan komunitas yang menjadikan sampah kembali mempunyai nilai jual atau pemanfaatan sampah kembali

Founder dan CEO Igogreen Wahyu (31) menjelaskan sampah itu memiliki nilai ekonomis dan bisa dijadikan alat tukar atau Uang.

"Sampah itu bisa ditabung hasil tabungan bisa ditarik tunai, ditabung ke rekening bank, untuk pembayaran pulsa, PLN dan BPJS atau juga untuk biaya perobatanan ke Puskesmas 7 Ulu"

"Sebenarnya untuk program yang akan datang juga bisa di gunakan untuk puskesmas kampus dan puskesmas Ariodilla" Jelasnya.

Penanggung jawab upaya kesehatan masyarakat dan promosi kesehatan masyarakat,Tuti Susanti SKM (36) menjelaskan perlombaan ini akan berlangsung cukup lama karena yang di nilai adalah proses atau upaya dari masing-masing posyandu.

"Perlombaan yang diadakan oleh Puskesmas 7 Ulu ini berlangsung sampai pertengahan atau akhir tahun 2019 untuk menentukan posyandu mana yang berhasil dalam pengelolaan sampah". Jelasnya.

Menurut Rustina konsen kebersihan lingkungan itu dimulai dari diri sendiri dan puskesmas 7 ulu menyedihkan edukasi Pengelolaan sampah untuk siapa saja yang ingin belajar, baik pengelolaan sampah organik maupun anorganik.

"Untuk sampah organik saya mendaur ulang dengan metode Takakura (metode pengomposan)" Ujarnya.

Hadiri Syukuran 70 Tahun Bekangdam II Sriwijaya , Gubernur Sumsel Umrohkan Dua Prajurit Berprestasi

Ahmad Dhani Jatuh Sakit di Penjara, Mulan Jameela Ketahuan Lakukan Ini, Al Ghazali Bongkar Fakta!

Kata Siapa Gading Marten Galau? Berkat Gading Marten, Luna Maya dan Ariel Noah Kembali Bersatu?

 

Penulis: Haris Widodo
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved