Berita Palembang

Satu Bulan tak Pulang, Pelajar 16 Tahun Ini Mengaku Dilarikan Pacarnya dan Diperkosa

Dia menduga MA telah melarikan anak gadisnya Ena dan melakukan hubungan terlarang saat dalam pelarian tersebut.

SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi pemerkosaan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Esnani (45) warga  Kecamatan Alang-Alang Lebar (AAL) Palembang melaporkan MA (17) ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Esnani tak terima lantaran mahkota anak gadisnya sebut saja Ena (16) sudah direnggut tersangka.

Dia menduga MA telah melarikan anak gadisnya Ena dan melakukan hubungan terlarang saat dalam pelarian tersebut.

Menurut Esnani, anaknya tidak pulang-pulang selama satu bulan.

"Ya pak anak saya ini tidak pulang selama satu bulan,  pas dia pulang anak saya langsung bercerita kalau dia dibawa lari dan diperkosa pacarnya  MA," Ungkapnya, Senin (18/3), kepada petugas SPKT saat melapor, Senin (18/3/2019).

Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi pada Senin (11/2) pukul 20.00 WIB di rumah kost km 7 Kecamatan Sukarami Palembang.

Program Keluarga Harapan Terbukti Meningkatkan Kesejahteraan Warga Miskin, 909 KPM Keluar dari PKH.

Harus Mampu Membaca Al Quran, Pejabat Eselon II dan III Pemkab Musirawas Diuji Ustadz

342 Unit Kendaraan Dinas Pemkab Banyuasin Menunggak Pajak, akan Dilakukan Razia

"Awalnya anak saya ini pak dijemput di sekolahnya kemudian diajak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), disanalah pak anak saya diperkosa oleh terlapor pak," katanya.

Kemudian terlapor membawa korban ke rumahnya selama satu bulan.

"Ya pak saya sangat khawatir anak saya tidak pulang satu bulan, usai pulang saya sangat kaget dan marah mendapatkan pengakuan anak saya telah dibawa kabur dan diperkosa terlapor," ungkapnya.

Sementara, Ka SPK Polresta Palembang, Ipda Resdofan, membenarkan adanya laporan seorang ibu yang menduga anak gadisnya telah diperkosa.

 "Laporan sudah kita terima dan akan segera kita tindaklanjuti kasus ini, bagi terlapor sendiri akan
terkena pasal 81 ayat 2 dan pasal 332 ayat 1 ke 1 KUHP," katanya. (diw).

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved