Berita Musi Banyuasin
Mandor Kebun PT Pinago Utama Musi Banyuasin Ditembak OTD Saat Keluar Rumah
Ediwanto Napitupulu (38) mandor di PT Pinago Utama Divisi 6 Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin ditembak orang tak dikenal.
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Tarso
Laporan wartawan sripoku.com, Fajeri Ramadhoni
SRIPOKU.COM, SEKAYU--Malang nasib yang dialami Ediwanto Napitupulu (38) yang merupakan mandor kebun di PT Pinago Utama Divisi 6 Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Ia di tembak Orang Tidak Dikenal (OTD) pada saat hendak keluar rumah, di Mess PT Pinago, Rabu (13/3/19) sekitar pukul 20.00 WIB.
Akibatnya korban mengalami luka tembakan pada bagian leher dan saat ini menjalani perawatan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian malang tersebut menimpa Ediwanto ketika ia ingin menjemput sang ibu yang baru saja datang dari Medan dan menunggu di Betung.
Pada saat keluar rumah dan membuka pintu tanpa ada aba-aba seseorang yang tidak dikenal langsung mengacungkan senjata api (senpi) kearah Ediwanto.
Orang tidak dikenal tersebut langsung melepaskan tembakan terhadap korban dan mengenai bagian leher korban, sontak korban yang menerima tembakan tersebut langsung terjatuh.
Istri korban Ertina Sinaga yang mendegar suara tembakkan langsung menghampiri sang suami dan melihat suami sudah dipenuhi darah.
• Tuntut Hak Normatif, Mantan Buruh Pabrik Gula PTPN VII Cinta Manis Gelar Unjuk Rasa
• Lihat Gagahnya Polwan Atur Lalu Lintas, Ipda Fifin Lupa Keinginannya Jadi Dokter
• Demi Obati Rasa Rindu Warga, Herman Deru Rela Kendarai Sepeda Motor Bersama Percha Leanpuri
Sang istri yang berteriak langsung didatangi oleh sejumlah warga dan langsung menolong korban untuk dilarikan ke RSUD Sekayu.
Beruntung nyawa korban tertolong karena tidak mengenai bagian vital pada saat penembakan.
"Saya saat itu mau jemput mama di Betung, karena baru datang dari Medan. Ketika mau keluar saat itu hujan, orang tak dikenal langsung mengacungkan senjata dan menembak lalu pergi,"ujar Edi Wanto di RSUD Sekayu, Kamis (14/3/19).
Sementara, Ertina Sinaga, istri korban mengatakan jika pada saat malam itu dirinya sedang menidurkan anak di dalam rumah tiba-tiba terdengar suara tembakan sebanyak satu kali, ketika keluar sang suami sudah terjauh.
"Suami saya sudah terkapar bersimbah darah, tidak tahu siapa yang menembak karena sudah tidak ada orang lagi,"ungkapnya.
Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti SE MM, melalui Kanit Pidum Polres Muba IPTU Dedi Heryanto, membenakan jika telah terjadi korban penembakan di wilayah Babat Toman tepanya di blok V6 terhadap korban Ediwanto Napitupulu.
"Kronoligis penembakan terjadi ketika korban keluar rumah dan hendak menuju mobil, mengenai motif tersangka saat ini masih dalam penyelidikan,"kata Dedi.
Mengenai kasus penembakkan terjadi pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan. "Tim identifikasi sudah kita kerahkan untuk melakukan penyelidikan. Lalu untuk senjata api yang diduga rakitan,"jelasnya. (cr13)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/mandor-kebun-ediwanto-napitulu.jpg)