Berita Muaraenim

214 Honorer Muaraenim Ikuti Tes PPPK/P3K, 180 Guru dan 34 Penyuluh Pertanian

Sebanyak 214 tenaga honorer melalui program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) tahun 2019

214 Honorer Muaraenim Ikuti Tes PPPK/P3K, 180 Guru dan 34 Penyuluh Pertanian
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Sebanyak 214 tenaga honorer melalui program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) Tahun 2019, mengikuti tes kompetensi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara berbasis komputer UNBK di SMKN 1 Muaraenim, Sabtu (23/2/2019). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM-- Sebanyak 214 tenaga honorer melalui program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) tahun 2019 mengikuti tes kompetensi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara berbasis komputer UNBK di SMKN 1 Muaraenim, Sabtu (23/2/2019).

Sebelum pelaksanaan tes P3K Muaraenim, Bupati Muarenim Ir H Ahmad Yani MM dan Plt Kepala BKPSDM Muaraenim Harson Sunardi, serta pejabat Muspida Muaraenim, melakukan peninjauan dan memberikan motivasi kepada peserta.

"Saya harapkan kerjasamanya ikuti tes ini dengan baik hingga selesai," ujar Yani. Menurut Yani, kepada seluruh peserta patuhi seluruh aturan berlaku, dan jika nanti lulus, supaya kinerjanya bisa lebih baik dari sebelumnya sebagai tenaga honorer.

Sebanyak 214 tenaga honorer melalui program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) Tahun 2019, mengikuti tes kompetensi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara berbasis komputer UNBK di SMKN 1 Muaraenim, Sabtu (23/2).
Sebanyak 214 tenaga honorer melalui program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) Tahun 2019, mengikuti tes kompetensi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara berbasis komputer UNBK di SMKN 1 Muaraenim, Sabtu (23/2). (SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI)

Herman Deru Beri Hadiah Rumah untuk Pemenang JASS#8, Siapkan Event Lanjutan Tour De Ranau

PKL di Pagaralam Nekat Gelar Dagangan di Tengah Jalan Trip Yunus, Warga Keluhkan Jalan Jadi Sempit

Dan tes ini, sengaja menggunakan sistem CAT UNBK, sebagai tindaklanjut dari pusat menghadapi zaman modern saat ini, karena lebih terukur dan transparan, sebab setelah mengikuti tes para peserta serta masyarakat umum bisa melihat hasilnya apakah lulus apa tidak.

Sementara itu Harson, mengatakan bahwa yang ikut tes P3K Muaraenim tahun 2019 ini ada sebanyak 214 orang yang terdiri dari 180 guru dan 34 penyuluh pertanian.

Dikatakan Harson, sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 4 tahun 2019 tentang nilai ambang batas seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja untuk guru, dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian, akan dilakukan seleksi kompetensi yakni seleksi kompetensi teknis, seleksi kompetensi manajerial dan seleksi kompetensi sosial kultural.

Untuk jumlah soal dan pembobotan nilai seleksi Kompetensi yakni kompetensi teknis terdiri dari 40 soal dengan bobot jawaban benar bernilai tiga dan jika salah bernilai nol, kompetensi manajerial terdiri dari 40 soal dengan bobot jawaban benar bernilai satu dan salah bernilai nol, kompetensi sosial kultural terdiri dari 10 soal dengan bobot jawaban benar bernilai dua dan salah bernilai nol.

Untuk wawancara berbasis komputer terdiri dari 10 soal dengan bobot jawaban benar bernilai tiga, dua dan saru, dan jika tidak dijawab bernilai nol. Dan peserta dinyatakan memenuhi nilai ambang harus kumulatif apabila memenuhi nilai seleksi kompetensi paling rendah 65 dan nilai seleksi kompetensi teknis paling rendah 42.

Apabila peserta telah memenuhi nilai ambang batas, peserta harus memenuhi nilai ambang batas wawancara berbasis komputer paling rendah 15. Dan nilai wawancara dipergunakan apabila peserta memenuhi nilai ambang batas komulatif, ujarnya. (ari)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved