Berkah Shalat Jumat bagi Wanita dan Begini Tata Cara Mendapatkannya

Ternyata Berkah Shalat Jumat itu tidak hanya milik kaum pria, tetapi juga bagi Wanita dan Begini Tata Cara Mendapatkannya

Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Tresia Silviana
Istimewa
Berkah salat jumat bagi Wanita 

Hadis di atas menjelaskan beberapa perkara tentang hari Jumat dan aktivitas malaikat, serta pesan penting bagi peng-khutbah Jumat. Pertama, pada hari Jumat ada malaikat yang bertugas di setiap pintu masjid untuk mencatat jamaah yang datang sebelum khatib naik mimbar. Kedua, orang yang mendatangi masjid lebih awal untuk melaksanakan salat Jumat dan menunggu waktu masuk sambil berdzikir kepada Allah Ta’ala memiliki keutamaan, yaitu masuk dalam catatan kebaikan yang ditulis malaikat saat di pintu masjid.

Ketiga, malaikat menyudahi catatannya lalu melipat lembaran catatan itu apabila khatib telah naik mimbar. Artinya, jamaah Jumat yang datang setelah khatib naik mimbar tidak akan dicatat oleh malaikat. Karena itu hilanglah kesempatan untuk mendapatkan nilai keutamaan menghadiri shalat Jumat di awal waktu. Keempat, malaikat juga mendengarkan khutbah Jumat (peringatan) yang disampaikan oleh khatib.

Dari penjelasan hadis tentang malaikat mendengarkan khutbah Jumat tersebut, dapat ditarik beberapa pelajaran. Pertama, hari Jumat memiliki keistimewaan. Sayyid Sabiq dalam kitabnya Fiqih Sunnah (Jilid 1)menulis sebuah hadis riwayat Ahmad dan Ibnu Majah, di mana Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wassalam menjelaskan bahwa hari Jumat lebih mulia dari hari raya Idul Fitri dan Idul Adha. Dalam hadis lain Rasulullah bersabda: Sebaik-baik hari di mana matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam AS diciptakan dan dimasukan ke surga. Dan pada hari itu pula ia dikeluarkan dari surga. Kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat (HR Muslim).

Banyak keutamaan amaliyah hari Jumat yang dijelaskan dalam hadis. Sehingga Rasulullah Shallallaahu ‘Alaihi Wassalam memberi bimbingan khusus dalam menyikapi hari Jumat, seperti mandi dan mengenakan pakaian yang terbaik, serta memakai wewangian (HR. Bukhari dan Muslim). Baihaqi meriwayatkan dari sahabat Jabir RA bahwa Nabi Shallallaahu ‘Alaihi Wassalam memiliki pakaian khusus yang hanya dipakai saat-saat hari raya dan Jumat.

Adapun syarat-syarat wajib shalat Jum’at menurut jumhur ulama’ adalah sebagai berikut:
1. Islam, tidak wajib Jum’at atas orang selain Islam
2. Baligh (dewasa), tidak wajib Jum’at atas anak-anak
3. Berakal, tidak wajib Jum’at atas orang-orang bodoh atau orang gila.
4. Laki-laki, tidak wajib atas perempuan
5. Sehat, tidak wajib Jum’at atas orang sakit
6. Bertempat dalam negeri, tidak wajib Jum’at a tas orang yang sedang dalam perjalanan.
7. Merdeka

Rukun:
1. Didahului oleh dua khotbah Jumat oleh khatib
dalam kondisi berdiri dan duduk di antara dua khotbah

2. Dilakukan sebanyak 2 rakaat

3. Secara berjamaah

4. Niat

5. Takbiratul ihram

6.Berdiri jika mampu

7. Membaca Al-fatihah di setiap rakaat

8. Rukuk

9. I’tidal

10. Sujud

11. Duduk di antara dua sujud

12. Duduk tasyahud akhir dan membaca doanya

13. Salam

===

Sumber:
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved