Berita Lahat

Digeruduk Warga Dua Desa, Bupati Lahat Minta yang Demo Jangan Sampai Masuk Angin

Puluhan warga Desa Gedung Agung dan Arahan, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, bersama Gerakan Rakyat Peduli Keadilan (GRPK) Lahat,

Digeruduk Warga Dua Desa, Bupati Lahat Minta yang Demo Jangan Sampai Masuk Angin
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Bupati Lahat Cik Ujang saat menemui aksi massa dua Desa Gedung Agung dan Arahan di Halaman Parkir Pemkab Lahat. 

Laporan wartawan Sripo.com, Ehdi Amin

SRIPOKU.COM, LAHAT - Puluhan warga Desa Gedung Agung dan Arahan, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, bersama Gerakan Rakyat Peduli Keadilan (GRPK) Lahat, Selasa (19/2/2019) menggelar aksi demo di halaman Pemkab Lahat.

Dalam aksi massa meminta Pemkab Lahat, membantu menyelsaikan kasus penyerobotan tanah yang diduga dilakukan oleh salah satu perusahaan perkebunan.

Menurut Koordinator aksi Ramli Pribadi, telah terjadi penyerobotan tanah milik warga Desa Gedung Agung dan Arahan seluas sekitar 164 hektar.

Modus Ngamen di Lampu Merah, 2 Sekawan Ini Gasak Uang atau Handphone di Kabin Mobil & Memalak Sopir

Tanda Tanya BUMN yang akan Beli Sriwijaya FC, Herman Deru akan Sampaikan di Pendopoan bupati Lahat

Mungkin Banyak yang tak Tahu, 7 Artis Ini Ternyata Keturunan Pahlawan, No 4 Gunakan Nama Sang Kakek

Untuk itu warga berharap tanah tersebut dikembalikan kepada warga yang mempunyai hak atas itu.

"Sudah empat tahun kita perjuangkan tanah milik kita ini. Namun sampai sekarang belum ada kejelasan. Padahal tanah tersebut murni milik warga dan kami punya bukti atas kepemilikan tanah tersebut, "tegasnya, untuk itu kami minta Pemkab Lahat dapat membantu Kami.

Di tempat yang sama, Ketua GRPK Saryono, berharap Bupati Lahat, dapat membantu warga yang tanahnya diserobot.

"Kasihan warga. Kami berharap Pemkab Lahat dapat membantu sehingga hak hak warga bisa kembali, "ujarnya.

Pelatih Timnas U-22 Indonesia Petik Satu Pelajaran dari Malaysia

Video Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Hotel Kawasan Cinde, Khilaf Saat Pergoki Istri Ditelpon PIL

Kampung Arab Al Munawar 13 Ulu Palembang Kini Sepi Pengunjung, Sehari Cuma Lima Pengunjung

Sementara, menanggapi tuntutan pendemo, Bupati Lahat, Cik Ujang, SH menegaskan siap membantu warga.

Dikatakan Cik Ujang, jika benar lahan tersebut milik warga Pemda Lahat siap mendampingi dn berjuang untuk warga.

Namun demikian, Cik Ujang berpesan agar perjuangan warga tidak mudah menyerah hingga persoalan tersebut tuntas dan jelas.

Syahrini & Reino Barack Diisukan Menikah Tanggal 22 Februari Ini, Aisyahrani Mendadak Sebut Doa Ini

Lima Mahasiswa Unsri Jadi Duta Tanah Air Ikuti Ajang MTE di PWTC Kuala Lumpur Malaysia

Prediksi - Live Streaming Bhayangkara FC vs PSIS Semarang di iNews Malam Ini 19 Februari 19.00 WIB

"Sekarang semangat tuntut tapi setelah itu kendor. Dan saya minta jangan sampai ada yang masuk angin. Apalagi memanfaatkan situasi. Intinya saya siap bantu perjuangkan dan jembatani.

Jika memang lahan itu milik warga harus diambil begitu juga sebaliknya. Saya sudah perintahkan Asisten I Pemkab Lahat, panggil pihak perusahaan dan duduk satu meja bersama warga, " tegas Cik Ujang.

Sementara, hingga berita ini dibuat belum didapat konfirmasi dari pihak perusahaan.

Saat aksi berlangsung tidak diketahui apakah pihak perusahaan ikut memantau atau tidak.

Penulis: Ehdi Amin
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved