Apa Jadinya Tenis Dunia ketika Diatur oleh Gerard Pique dan Lionel Messi?

Lionel Messi pun punya saham di perusahaan tersebut, meski tidak sebanyak dan terjun langsung seperti Pique

Editor: Adrian Yunus
Kolase Sriwijaya Post/Net
Gerard Pique 

BOLASPORT.COM - Gerard Pique dan Lionel Messi terlibat dalam pengaturan kejuaraan dunia tenis beregu putra, Piala Davis atau Davis Cup. Bagaimana bisa? 

Keterlibatan itu tak terjadi karena Gerard Pique saat ini menjadi pemilik saham perusahaan investasi, Kosmos Group.  

Perusahaan tersebut merupakan sponsor Piala Davis untuk penyelenggaraan 25 tahun ke depan.

Lionel Messi pun punya saham di perusahaan tersebut, meski tidak sebanyak dan terjun langsung seperti Pique.

Fans Espanyol Lakukan Tindakan Tidak Terpuji saat Bertemu Barcelona, Ini Tanggapan Gerard Pique

Usai Laga Espanyol vs Barcelona, Ini Hal yang Dirasakan oleh Gerard Pique

Tonton Pertandingan Tenis di Madrid, Gerard Pique Kena Cemoohan

Ketika Kosmos melakukan kesepakatan dengan Federasi Tenis Internasional (ITF) pada tahun lalu, Pique berencana untuk mengubah aturan main dari Piala Davis.

Niatan itu lantas mendapat kritik dari sejumlah petenis dunia. 

"Tenis kini dijalankan oleh pesepak bola asal Spanyol," kata petenis Lleyton Hewitt, Januari lalu, seperti dikutip dari situs web BBC.

Bek Barcelona, Gerard Pique (kanan), memberi selamat rekan setimnya dari Argentina, penyerang Lionel Messi, dalam laga Liga BBVA di Stadion Balaidos, Sabtu (30/3/2013).
Bek Barcelona, Gerard Pique (kanan), memberi selamat rekan setimnya dari Argentina, penyerang Lionel Messi, dalam laga Liga BBVA di Stadion Balaidos, Sabtu (30/3/2013). (AFP)

"Hal itu seperti saya sebagai seorang petenis mengelola Liga Champions," tutur kapten tim Piala Davis Australia itu. 

Kritik juga datag dari Roger Federer, petenis Swiss. 

"Adalah hal aneh seorang pemain sepak bola datang dan mengatur urusan perteisan," sembur Federer. 

"Piala Davis tak boleh jadi Piala Pique," kritiknya lagi.

  Kritik itu didengar Pique.

Pemain berusia 32 tahun itu pun ingin membuktikan bahwa usulannya mengubah format Piala Davis menjadi seperti Piala Dunia akan bisa diterima publik. 

"Mereka yang mengkritik tidak tahu esensi dari rencana perubahan yang dilakukan," kata Pique kepada BBC Sport, Kamis (14/2/2019), saat pengundian Davis Cup 2019.

Kami tak mengubah aturan dasar tenis, tetapi justru membantu ITF untuk membuat ajang ini lebih baik."

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved