Wongalas Tembang Kritik Sosial Pasal 33, Berikut Lirik Lagunya

Wongalas memang baru memulai dengan single-nya. Meski, mereka bukan orang-orang baru di blantika musik publik. Jatuh-bangun, gonta-ganti personel

Tayang:
Penulis: Aminudin | Editor: Welly Hadinata
istimewa/net
Personel “Wongalas” Kris (keybboardis), Opick (gitaris), Heri Hidayat (manajer sekaligus penemu “Wongalas”), Yudith (vokalis, pendiri), Angga (drummer), dan Imam (bassis). 

SRIPOKU.COM - Tak ada glamoria malam itu. Tak pula ada penanda ber-wah-ria.

Mungkin pas kalau dikatakan “seadanya”. Natur, alami, sebagaimana makna mendalam dari kehadiran grup band Wongalas di blantika nusik Indonesia.

Padahal, Minggu (20/1/19) malam itu, grup band yang “dikomandani” sang vokalis, Yudith ini tengah meluncurkansingle-nya.

Namun, sejenak kemudian, suasana terkoyak dihentak musik keras berfluktuasi, melambat ditingkah bebunyian alat musik tradisional gamelan.

Dari audio video klip yang digelar di stand miniscreen, kemudian terlantun beraturan, kadang muncul saling sahut dari kelima personel Wongalas.

Tembang kritik sosial Pasal 33 yang diluncurkan pun terdengar renyah, meski tetap saja tak mampu menutup tajamnya mereka “menguliti” realitas sosial kini:

Cari solusi memang harus berunding

Bukan kok malah saling tuding

Ada pula yang berpura-pura pusing

Mungkin kebanyakan makan daging kambing

Reff:

Rakus… Dasar kamu memang rakus

Hancur… bikin menjadi hancur

Katanya rapat kok malah jadi debat

Mereka pikir yang merasa hebat

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved