Terkait Penipuan Kosmetik Palsu, Ini 2 Hal Penting yang Nella Kharisma Beberkan Kepada Polisi

Melalui pemeriksaan yang dilakukan oleh Polda Jatim kepada Nella Karisma terkait endorse dugaan kosmetik ilegal, terungkap fakta-fakta berikut

Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Candra Okta Della
Instagram/ @nellakharisma
Terkait Penipuan Kosmetik Palsu, Ini 2 Hal Penting yang Nella Kharisma Beberkan Kepada Polisi 

Rofik menuturkan, fokus penyidik masih terkait permasalahan SOP untuk menerima endorse dan etika penerimaan endorse.

Menurutnya, keterangan dari tersangka KIL menyebutkan telah mengendorse artis yang dikehendaki, seperti halnya Nella mulai Rp 7 juta sampai Rp 15 juta per pekan.

nellakharisma
instagram.com/nellakharisma

Namun, keterangan dari Nella Kharisma menyatakan, hanya memperoleh biaya endorse mulai Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta per pekan.

"Itu nanti akan kami bandingkan dengan pembukuan, sementara ini kami cek ke TKP itu, kami belum menemukan pembukaan dari proses itu," sambung polisi dengan dua melati di pundaknya itu.

Resmi Ditahan! Ini Fakta Habib Bahar bin Smith, 5 Kasus sejak 2010 hingga Disebut Hina Jokowi

Siap-siap Patah Hati, 5 Seleb Ini Dikabarkan Akan Menikah di Tahun 2019, No 3 dengan Orang Kanada

Tajir Melintir! 10 Seleb Kaya Ini tak Malu Pamer Hidup Sederhana, No 3 Uang Jajannya 600 Juta

Selain Nella Karisma, ada 6 Artis Lainnya yang Bakal Diperiksa Pihak Kepolisian

Selain menyeret nama dua artis penyanyi Nella Kharisma dan Via Vallen, artis endrose lainnya adalah, OR, MP, NR, DK dan arti B yang merupakan Disjoki (DJ) terkenal.

Kasus ini terungkap seusai anggota Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus mengerebek klinik kecantikan yang memasarkan produk kosmetik oplosan di Desa Banaran, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri.

Dari penggeledahan itu, Polda Jatim menyita barang bukti 1600 produk kosmetik ilegal siap edar.

viavallen
instagram.com/viavallen

Pihaknya menangkap KIL, yang merupakan pemilik sekaligus membuat produk kosmetik tersebut.

Penyidikan kepolisian mengungkap bahwa produk kosmetik oplosan ini sudah beredar luas ke masyarakat karena memanfaatkan jasa artis endrose.

"Proses promosinya seolah-olah artis itu memakai produk kecantikan itu (Oplosan), padahal tidak," ungkapnya saat Pres Relase di Mapolda Jatim, Rabu (5/12/2018).

(SRIPOKU.COM/TRIBUNJOGJA/BANJARMASINPOST)

===

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved