Berita Muaraenim

Soal Napi Tewas di Lapas Muaraenim, Kapolres Ungkap Tidak Ada Penambahan Tersangka

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan Polres Muaraenim, pelaku pengeroyokan terhadap Yoheri Kusnadi bin Yusran (39)

Soal Napi Tewas di Lapas Muaraenim, Kapolres Ungkap Tidak Ada Penambahan Tersangka
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono 

Sebelumnya, kata Kompol Irwan, pada Kamis (7/11), korban dititipkan oleh Polsek Rambang Dangku ke Lapas Muaraenim, karena terlibat kasus penganiayaan sebagaimana diatur Pasal 351 KUHP.

Sampai Tak Dikenali Karyawan, Lihat Gaya Nia Ramadhani Saat Syuting di Depan Kantor Keluarga Bakrie

Sampai Tak Dikenali Karyawan, Lihat Gaya Nia Ramadhani Saat Syuting di Depan Kantor Keluarga Bakrie

Eksis di Instagram, Segini Bayaran Endorse 5 Artis Papan Atas Ini, Ada yang Sampai Miliaran Rupiah

Setelah dititipkan, beberapa hari kemudian keluarga korban berniat akan membesuknya, namun belum diizinkan pihak Lapas Muaraenim karena masih dalam sel pengasingan.

Karena tidak bisa, akhirnya keluarga korban pada Selasa (13/11), mendatangi Polsek Rambang Dangku, minta pembantaran karena mendengar kabar korban dalam kondisi sakit. Kemudian, Rabu (14/11), Polsek Rambang Dangku melakukan pembantaran penahanan terhadap korban dan bersama-sama dengan pihak keluarga membawa korban ke RSU Dr HM Rabain Muaraenim.

Namun, keesokan harinya Kamis (15/11) sekitar pukul 13.30, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit setelah sehari menjalani perawatan.

Jadwal Pertandingan Pekan 15 Liga Italia Serie A 2018, Juventus vs Inter Milan, Cagliari vs AS Roma

Jadwal Pertandingan Pekan 15 Liga Spanyol 2018 (LaLiga), Ini Lawan Barcelona dan Real Madrid

Sampai Tak Dikenali Karyawan, Lihat Gaya Nia Ramadhani Saat Syuting di Depan Kantor Keluarga Bakrie

Dari hasil otopsi ada pembekuan darah di otak sebelah kanan, pendarahan hebat di perut hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Barang bukti yang diamankan, lanjut Kompol Irwan, diantaranya, bantal terbuat dari karung plastic digunakan untuk memukuli korban, bekas botol air mineral yang diisi air panas disiramkan ke tubuh korban hingga mengalami luka bakar.

Kemudian pisau yang terbuat dari sendok makan digunakan untuk melukai korban dan gagang sapu plastik yang digunakan untuk memukul korban.

Napi Tewas Dalam Keadaan Duduk, Saat Diotopsi Terdengar Suara Di Kantong Mayat, Dokter Terkejut Ada

Napi Tewas dalam Rutan Tebingtinggi, Ssst Sebelumnya Sempat Berusaha Kabur

25 Napi Tewas, 7 dalam Kondisi Kepala Terpenggal pada Kerusuhan di Penjara

Sementara itu Kepala Lapas Kelas II Muaraenim Hidayat, bahwa korban melanggar pasal 351 KUHP, dan dititipkan dilapas dari tanggal 7 - 14 Nopember 2018. Lalu keluar Lapas karena dibantarkan (ditangguhkan) karena sakit pada tanggal 14 Nopember 2018, kemudian sempat dirawat di RS Muaraenim namun jiwanya tidak tertolong dan meninggal pada tanggal 15 Nopember 2018 di RS Muaraenim.

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved