Berita OKU Selatan
Aliran Listrik di Kota Muaradua OKU Selatan Sering Padam, Ternyata Ini Penyebabnya
Terjadinya gangguan kelistrikan di Kota Muaradua dengan kerapnya terjadinya padam belakangan terakhir menjadi keluhan masyarakat.
Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Sudarwan
Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah
SRIPOKU.COM, MUARADUA - Terjadinya gangguan kelistrikan di Kota Muaradua dengan kerapnya terjadinya padam belakangan terakhir menjadi keluhan masyarakat.
Salah seorang warga Kelurahan Batu Belang Jaya Kecamatan Muaradua, Aliudin, mengatakan gangguan kelistrikan kembali terjadi pada belakangan ini.
"Selama ini sudah berangsur membaik, akan tetapi belakangan ini kembali terjadinya seringnya pemadaman," kata Aliudin.
Baca: Tagih Uang Koperasi, Bobi Tewas Disambar Truk di Depan Kantor PDAM Lais Muba
Baca: Dulu Pegawai Pabrik Lalu Ditolong Olga Syahputra, Aktor Ini Bawa Prestasi Membanggakan di Barcelona
Baca: Pendataran CPNS 2018 Mulai Hari Ini, Link sscn.bkn.go.id Down. Ini Saran BKN Sumsel
Menurutnya sebagai pelanggan PLN ia berharap dapat mengetahui apa yang menjadi penyebab seringnya pada tersebut.
Kepala PLN Rayon Muaradua, Agus Purwono, mengatakan, kerapnya terjadi pemadaman di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan belakang terakhir merupakan dampak dari pengurangan beban yang dilakukan oleh Gardu Induk (GI) Baturaja.
Selain itu gangguan pemadaman terjadi karena faktor banyaknya pohon atau ranting yang menimpa kabel sehingga dilakukan pengurangan beban yang dilakukan Gardu Induk Baturaja.
Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Dimulai Hari Ini. BNN Tawarkan 74 Formasi CPNS untuk Pawang Anjing Pelacak
Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Mulai Hari Ini di Link Sscn.bkn.go.id. Ini Persyaratannya
Baca: Cara Pendaftaran CPNS 2018 di Link Sscn.bkn.go.id Mulai Hari Ini. Cara Registrasi CPNS 2018
"Pemadaman terjadi karena adanya pengurangan beban dan sifatnya tidak terdata. Jika GI di lampung mengalami trouble maka beberapa gardu induk seperti di Lahat, Baturaja, Martapura, pasti kena imbasnya, tak terkecuali wilayah kita," ujarnya kepada Sripoku.com, Rabu (26/9/2018).
Tak hanya itu, menurutnya penyebab pengurangan beban ini juga karena drop tegangan dengan terjadi pemadaman maksimal dalam jangka waktu selama 3 jam.
Selain itu Gardu distribusi padam dan tidak terdata, sehingga lama pemadaman juga tidak bisa dipastikan.
Baca: Khasiat Garam Ternyata, Mampu Membuat Kulit Kepala dan Rambut Lebih Sehat
Terkait jangka waktu proses pengurangan beban dilakukan Agus menuturkan PLN Rayon Muaradua masih mengikuti sistem dari GI Baturaja jadi tidak bisa dipastikan waktunya.
"Kita mengikuti sistem, jadi jika ada trouble dari GI kita pasti kena imbasnya dan kita tidak bisa menentukan sampai kapan akan berlangsung," imbuhnya.
Tonton Video Terbaru Sriwijaya Post.
Jangan lupa like, comment, share dan subscribe.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/agus-purwono-kepala-pln-rayon-muaradua-rabu-2692018_20180926_141432.jpg)