Berita Empat Lawang
Jalan Lintas Kepahiang–Pagar Alam Masih Terhambat Longsor, Kendaraan Besar Belum Bisa Melintas
Kendaraan besar masih belum bisa melintasi jalan lintas Kepahiang-Pagar Alam karena material longsor masih belum sepenuhnya disingkirkan.
Penulis: Sahri Romadhon | Editor: tarso romli
Ringkasan Berita:
- Jalur lintas Kepahiang–Pagar Alam di Desa Karang Anyar baru bisa dilalui motor dan mobil kecil; kendaraan besar masih tertahan akibat material longsor.
- Volume longsoran yang besar dan struktur tanah yang labil membuat petugas harus menunggu tambahan satu unit ekskavator besar untuk proses pembersihan.
- Longsor susulan terjadi dua kali sejak Rabu lalu, sempat memutus total akses penghubung antara Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu.
Baca juga: Tiga Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara Dirujuk ke Palembang, Ngadiono Dievakuasi Jalur Udara
SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG – Akses lalu lintas di Jalan Lintas Kepahiang–Pagar Alam, tepatnya di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sikap Dalam, Kabupaten Empat Lawang, masih mengalami hambatan serius akibat material longsor. Hingga Kamis (7/5/2026) sore, hanya kendaraan roda dua dan mobil pribadi berukuran kecil yang diperbolehkan melintas.
Kondisi ini menyebabkan kendaraan besar seperti truk engkel, truk muatan, hingga bus penumpang masih tertahan di kedua sisi jalan.
Petugas di lapangan melaporkan bahwa satu unit alat berat yang saat ini bekerja masih kesulitan membersihkan material karena volume longsoran yang sangat besar.
"Material longsoran ini setiap kali bagian bawahnya dibersihkan, bagian atasnya otomatis ikut turun. Kami saat ini masih menunggu kedatangan satu unit ekskavator yang lebih besar untuk mempercepat proses evakuasi," ujar salah seorang petugas di lokasi kejadian, Kamis sore.
Peristiwa longsor di titik penghubung Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Bengkulu ini diketahui terjadi dua kali pada Rabu (6/5/2026) kemarin.
Longsor susulan yang terjadi pada sore hari menutup kembali badan jalan tak lama setelah petugas berhasil membersihkan material longsoran yang terjadi pada pagi harinya.
Pemerintah setempat berharap alat berat tambahan segera tiba malam ini agar akses vital tersebut dapat kembali normal 100 persen.
Jika alat berat kedua sudah mulai beroperasi, diperkirakan pembersihan material dapat diselesaikan dalam waktu singkat sehingga arus lalu lintas kendaraan besar tidak lagi terputus.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca yang tidak menentu masih berpotensi memicu terjadinya longsor susulan di wilayah tersebut.
Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.
Baca juga: Satu dari Dua Siswi SD yang Hanyut di Sungai Musi Empat Lawang Ditemukan Meninggal Dunia
Jalan Lintas Kepahiang-Pagar Alam
Longsor Tutup Jalur Kepahiang-Pagar Alam
Desa Karang Anyar Kecamatan Sikap Dalam
| Satu dari Dua Siswi SD yang Hanyut di Sungai Musi Empat Lawang Ditemukan Meninggal Dunia |
|
|---|
| Jalan Lintas Kepahiang-Pagar Alam Putus Total Disebabkan Longsor Susulan Kembali Terjadi |
|
|---|
| Kronologi 2 Siswi SD Hanyut Tenggelam di Sungai Musi Empat Lawang, Teman Korban Takut Melapor |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Tak Bisa Berenang, Dua Siswi SD di Empat Lawang Hanyut Berpelukan di Sungai Musi |
|
|---|
| Jalan Rusak Parah, Truk Muatan Tenda Terbalik dan Lumpuhkan Akses Dua Desa di Empat Lawang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Bus-Sulit-Melintas.jpg)