Berita Ogan Ilir

Pemenang Lelang Kendaraan Eks Dinas Pemkab Ogan Ilir Didominasi Peserta dari Medan

Pemkab Ogan Ilir melelang 17 unit kendaraan roda 4 dan dua unit roda 2. Pemenang Lelang didominasi peserta dari Medan Sumatera Utara.

Tayang:
Penulis: Beri Supriyadi | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Sejumlah mobil eks Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir yang menjadi objek lelang, Senin (27/8/2018). 

Laporan wartawan sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA--Dari 17 unit kendaraan minibus eks Dinas milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang dilakukan pelelangan secara terbuka diduga pemenangnya merupakan satu kelompok.

Mereka terkesan merajai semua nilai objek lelang dan berhak memiliki 15 dari 17 unit kendaraan lelang tersebut.

Hanya saja, suasana lelang yang berlangsung terbuka di ruang rapat Bupati OI di Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai Indralaya, Senin (27/8) kendaraan Dinas Nissan Xtrail tahun 2007 milik mantan Sekda  Nahrowi dinyatakan sebagai pemenang dengan nilai tertinggi mencapai angka lebih dari Rp 35 juta.

Diduga kendaraan Dinas milik mantan Sekda yang dinyatakan pemenang tersebut, sedari awal sudah dikondisikan. Faktanya, hanya sedikit peserta yang menawar.

Baca: Honda Family Palembang, Rangkul Club-Club Mobil Honda di Palembang

Sedangkan sisanya, 15 kendaraan roda empat masing-masing jenis Nissan Terrano, Mitsubishi Kuda, Panther TBR, pemenangnya didominisi kelompok lelang yang berasal di Medan Sumatera Utara (Sumut).

Kendaraan tersebut dibanderol dengan harga kisaran Rp 60 - 65 juta. Bahkan, mereka pun juga berminat membeli dua unit scrapt metal Isuzu Panther TBR Touring dan Panther TBR Jenis Ambulance, tanpa surat menyurat.

Penawaran nilainya pun tak tanggung, dari limit Rp 2,7 juta, mencapai angka tertinggi Rp 20 - 40 juta.

Pejabat lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang Oktarisah SH mengatakan, lelang ini dilaksanakan secara terbuka untuk umum dengan melengkapi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan oleh panitia lelang, antara lain nomor induk peserta lelang, peserta lelang harus hadir kalaupun berhalangan perwakilannya mesti dengan surat kuasa dari yang bersangkutan.

"Lelang ini dilaksanakan secara transparan dan terbuka, tidak ada permainan," katanya.

Sementara diketahui, untuk pertama kalinya Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten OI melakukan pelelangan sejumlah aset daerah.

Baca: Boneka Maskot Asian Games 2018 Ludes Terjual, Atlet Boling Macau Terpaksa Beli Boneka Lain

Adapun aset yang dilelang berjumlah 17 Kendaraan yang terdiri dari 15 kendaraan roda empat dan 2 kendaraan roda dua.

Selain dihadiri oleh Sekda OI, kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten I, II, dan III, Pejabat lelang Oktarisah, Perwakilan Kapolres, Pabung OKI-OI Mayor Ikrah, dan puluhan peserta lelang yang datang dari berbagai kota di Sumsel.

Menurut salah satu peserta lelang yang tak berkenan menyebut identitas namanya mengatakan, sejak awal dirinya bersama rekan-rekan yang lain mengikuti semua jenis kendaraan yang dilelang.

"Saya ikut semua," katanya.

Saat disinggung mengenai minatnya untuk membeli dua unit kendaraan lelang berupa scrapt Isuzu Panther Touring serta Panther TBR Ambulance.

Alasannya, karena dia memiliki bengkel yang besar di Medan, baik mesin maupun onderdil lainnya semua tersedia, kabin Panther Touring itu akan didaur ulang.

"Rencananya kabin Panthet Touring ini akan saya pasang mesin. Lalu, kemudian saya service dan barulah dilakukan penjualan," jelas pria berkulit putih ini.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved