Bagaimana Nyinyir & Nyindir dalam Islam, Ustaz Felix Siauw Angkat Bicara, Begini Hukumnya
Alih-alih menyuarakan pemikirannya, namun tatanan kata yang pilih bisa membuat pihak yang dikritisi sakit hati.
Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Rizka Pratiwi Utami
Lebih payah lagi, pelaku-pelaku keburukan, yang tak suka kebaikan Islam, menjadikan "jangan nyinyir" itu sebagai pembelaan supaya tidak ditunjukkan kesalahannya
Padahal disaat yang sama, mereka terus-menerus buat opini yang menjatuhkan Islam, bahkan dengan kata-kata kotor, dibayar untuk jadi buzzer keburukan
Yang begini akan melakukan segala cara, untuk buat opini negatif, menjatuhkan orang lain di media sosial.
Bahkan dengan fitnah dan tuduhan tak semestinya.
Singkat cerita, bila nasihat itu niatnya benar, dan caranya pun syar'i, juga disampaikan dengan baik, itu cukup.
Itu bukan nyinyir, tapi mengajak mikir.
Adapun para pencela, para pengucap "jangan nyinyir", yang justru mereka pelaku kelas beratnya, abaikan saja, anggap saja hiburan, doakan dan maafkan saja.
#radikalisromantis #felixsiauw #yukngaji #nyinyir #nyindir #conncreate," tulis Felix Siauw

(Sripoku.com/Rizkapratiwiut)