Kisah Istri Pertama Soekarno 2 Tahun Nikah Masih Suci Tak Disentuh, Media Barat Protes Tahu Sebabnya
Menurut Giebels, Oetari yang secara fisik memiliki daya tarik dan masih muda tidak mungkin didiamkan Soekarno.
Penulis: Candra Okta Della | Editor: Candra Okta Della
Hingga suatu hari, adik Tjokroaminoto menemui Soekarno dan berkata, “Soekarno, kau lihat bagaimana sedihnya hati Tjokroaminoto."
"Apakah kau dapat berbuat sesuatu agar hatinya sedikit gembira?”
Soekarno pun bingung.
Bagaimana pula caranya membantu?
“Jadi menantunya. Oetari sekarang tidak punya ibu lagi. Tjokro sangat khawatir terhadap masa depan anaknya itu dan siapa yang akan menjaganya dan menyanginya. Inilah yang memberatkan pikirannya," sambungnya lagi.
Baca: Kisah Prajurit Amerika Ketakutan Lihat Ilmu Hantu Kopassus. Tak Berkutik Meski dengan Alat Canggih
Baca: Cerita Makam Soeharto dan Ibu Tien Berlapis Emas? Ini Dia Faktanya Sampai Ada Ledakan
Dalam perjalanan kisah cinta Bung Karno demi membalas budi, Soekarno lantas melamar Oetari.
“Sampai ia (Tjokroaminoto) meninggal, ia tidak pernah tahu bahwa aku mengusulkan perkawinan ini hanya karena aku sangat menghormatinya dan menaruh kasihan padanya,” ungkap Bung Karno kepada Cindy Adams.
Soekarno bahkan mengatakan tidak pernah "menyentuh" Oetari.
Istrinya itu tetap dijaganya dalam keadaan suci.
“Kami tidur berdampingan di satu tempat tidur, tetapi secara jasmaniah kami sebagai kakak beradik,” ucap Soekarno.
“Bahkan kami satu sama lain sejujurnya tidak memiliki keinginan melakukan sebagai layaknya suami-istri. Maksudku, dia menyukaiku dan aku menyukainya, tapi perkawinan kami bukan didasari rasa birahi menyala-nyala.”
Kisah cinta Bung Karno memang unik.
Karena pengakuannya ini, kemudian muncul istilah janda perawan untuk Oetari.
Meski begitu, bukan berarti Soekarno tidak menyayangi Oetari.