Breaking News

Tulisan Sang Anak di Kotak Korek Api Bikin Hati Bimbim Bagai Ditusuk, Putuskan Lepas Candu Rokok

Sosok pria bernama lengkap Bimo Setiawan Al Machzumi atau yang akrab disapa Bimbim tentu sangat dikenal bagi generasi yang tumbuh

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Reigan Riangga
TRIBUNNEWS
Personel grup band Slank, Bimo Setiawan Al Machzumi atau yang lebih dikenal sebagai Bimbim Slank ditemui saat menghadiri acara syukuran untuk proses syuting film Cai Lan Gong, di Kantor Rexinema, Fatmawati, Jakarta Selatan, Sabtu (24/1/2015). Film Cai Lan Gong mengangkat tema film horor jelangkung dengan cerita tentang latar belakang serta asal-usul jelangkung dari negeri Tiongkok. 

 SRIPOKU.COM -- Sosok pria bernama lengkap Bimo Setiawan Al Machzumi atau yang akrab disapa Bimbim tentu sangat dikenal bagi generasi yang tumbuh besar pada era 1990-an.

Dengan memilih aliran musik Rock n Roll sebagai poros utama penampilan panggung band legendaris Indonesia, Slank tentu identik dengan antikemapanan.

Sebagai seorang Drummer, tentu kehidupan Bimbim serta para personoil Slank lainnya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya, tembakau rokok, alkohol bahkan narkoba.

Meski demikian, semua itu dapat dipastikan menjadi masa lalu para personil band yang bermarkas di Gang Potlot, Jakarta Selatan ini.

Hingga kini, Bimbim sepenuhnya terlepas dari belenggu rokok, bahkan Suami dari Renny ini mengakui, sudah tidak menyentuh tembakau rokok sejak enam tahun yang lalu.

Bimbim pun mengaku butuh perjuangan berat untuk melakukannya. Bahkan, ia berujar perjuangannya lebih berat ketimbang berhenti mengonsumsi narkoba.

Baca: Lagu Indonesia NOW Ala Slank Bukan Ngomongin Soal Damai Melainkan Satu

“Butuh tekad dan usaha yang lebih keras untuk bisa lepas dari candu rokok. Pasalnya sederhana saja. Rokok terkesan sepele. Justru karena sepele, orang jadi susah untuk berhenti merokok,” papar ayah tiga anak ini.

"Gue itu orangnya revolusioner, bisa berubah dengan cepat. Kalau pengen berhenti, ya berhenti saja," kata Bimbim menambahkan.

Bimbim menceritakan pengalamannya hingga menutuskan untuk melepaskan candu rokok dari dirinya. Sebab, dulu, sang buah hati sering menyindir kebiasaan merokok sang drummer tersebut.

Waktu itu anaknya yang masih kecil sering menulis di kotak korek api ayahnya dengan tulisan, 'You are not smoking anymore'.

Seandainya kata-kata itu keluar dari orang lain, Bimbim mengaku tak akan menggubris. Bahkan sekalipun berasal dari istri atau saudaranya sendiri.

Baca: Lama Dipendam, Ini Fakta Baru Abdee Slank Hamili Vokalis Painkiller, Curhatan Istrinya Bikin Nangis

Namun karena keluar dari sang putri tercinta, kesadaran Bimbim seperti ditusuk-tusuk.
Kini Bimbim sukses 100% melepaskan diri dari candu asap rokok.

Dalam perjuangannya berhenti merokok, Bimbim tak pernah mengikuti tips-tips yang bertebaran di buku-buku dan internet.

Sebelum memutuskan berhenti pun dia sama sekali tak mengurangi intensitas rokoknya.

Masa-masa transisi itu dilaluinya dengan penuh perjuangan. Salah satunya lewat proses adaptasi.

Misalnya, di saat latihan atau pentas Bimbim terpaksa menempelkan pensil ke mulut sebagai pengganti rokok. Sebenarnya ini hanya masalah kebiasaan saja.

Dulu dia suka menyanyi sambil merokok agar tidak grogi.

Selain itu, dia juga mengonsumsi permen pedas selama tiga bulan pertama.

Setiap kali muncul keinginan untuk merokok, pria penggemar grup music Rolling Stone ini mengunyah permen. Hasilnya cukup efektif. Dia berhasil melewati masa transisi itu dengan baik.

Baca: Dikabarkan Jadi Orang Ketiga, Ini 5 Fakta Feydy Lyvyr, Pantes Bikin Abdee Slank Klepek-klepek

Agar komitmennya bisa terjaga, Bimbim pun woro-woro ke keluarga, personel Slank yang lain dan teman-temannya tentang rencananya berhenti merokok.

Langkah ini untuk memotivasi diri sekaligus terapi. Sebab bagi Bimbim, seorang manusia itu yang dipegang omongannya.

Jadi, setiap tergoda untuk kembali menghisap nikotin, dia harus menolaknya karena telah terlanjur woro-woro.

Faktor lain, malah mungkin ini yang utama dan membuat Bimbim begitu teguh untuk berhenti merokok adalah rasa cintanya kepada sang anak.

Bahkan kantor manajemen Slank di Gang Potlot, Jakarta Selatan, pun bebas dari asap rokok. Fakta yang mungkin sulit terbayangkan pada 1990-an dulu.

Baca: Bimbim Siap Ganti Rugi Kayu yang Dicuri Nenek Asyani

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved