Mandi Hari Raya Idul Fitri, Ini Bacaan Niat dalam Bahasa Arab, Latin Beserta Artinya!

Hari Raya Idul Fitri 2018 bakal datang. Saat hari raya Idul Fitri, banyak amalan yang sunah untuk dikerjakan, satu di antaranya mandi

Editor: pairat
istimewa
Ilustrasi mandi 

SRIPOKU.COM-- Hari Raya Idul Fitri 2018 bakal datang. Saat hari raya Idul Fitri, banyak amalan yang sunah untuk dikerjakan, satu di antaranya mandi Hari Raya Idul Fitri.

Seperti diketahui, ada beberapa jenis mandi yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW, beberapa di antaranya yaitu mandi sebelum sholat jum'at, mandi setelah memandikan mayit, mandi sebelum hari raya idul fitri dan/atau hari raya idul adha dan masih banyak lagi.

Dari ‘Ali bin Abi Thalib, “Seseorang pernah bertanya pada ‘Ali radhiyallahu ‘anhu mengenai mandi. ‘Ali menjawab, “Mandilah setiap hari jika kamu mau.” Orang tadi berkata, “Bukan. Maksudku, manakah mandi yang dianjurkan?” ‘Ali menjawab, “Mandi pada hari Jum’at, hari ‘Arofah, hari Idul Adha dan Idul Fithri.” (HR. Al Baihaqi 3/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Lihat Al Irwa’ 1/177).

 

Dari hadits diatas sudah sangat jelas, bahwa mandi sebelum melaksanakan sholat hari raya atau Sholad Ied adalah sunnah atau dianjurkan oleh Rasulullah.

Berikut adalah bacaan doa / niatnya secara lengkap dalam bahasa arab, tulisan latin dan terjemahannya.

Niat Mandi Sunnah Hari Raya Idul Fitri

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

NAWAITUL GHUSLA LIYAUMI 'IIEDIL FITHRI SUNNATAN LILLAAHI TA'ALAA

Artinya : Sengaja saya mandi pada hari Raya Idul Fitri Sunnah karena Allah Ta'ala

Baca:

Gara-gara Lalai Soal Pertandingan Sriwijaya FC, PSSI Kena Denda dari AFC

Malam 27 Ramadhan Malam Lailatul Qadar Ribuan Jamaah Itikaf di Masjid Al Aqobah Pusri

Amalan Malam Takbiran dan Idul Fitri
Malam Idul Fitri dan Idul Adha atau dikenal dengan malam takbiran adalah malam istimewa bagi umat Islam. Para ulama sepakat agar menghidupkan malam Idul Fitri dan Idul Adha dengan salat atau amalan sunnah lainnya.

Berikut amalan yang dapat dikerjakan seorang muslim pada malam takbiran, hari raya dan seputar bulan Syawal:

1. Memperbanyak takbir dan amalan sunnah lainnya. Sebagaimana yang dijanjikan oleh Nabi Muhammad SAW bagi mereka yang menghidupkan lima malam dalam setahun (dengan ibadah), maka Allah Swt akan menghidupkan hatinya di saat manusia dilanda kematian hati.

2. Makan walaupun sedikit, setelah masuk waktu subuh. Amalan ini sebagai pertanda berbuka di hari raya tersebut.

3. Mandi sunnah di hari raya. Mandi sunnah ini sudah dapat dilakukan sejak tengah malam pada malam hari raya atau pada pagi saat shubuh.

4. Melaksanakan Salat Ied. Dikerjakan secara berjamaah, dengan khutbah setelah salat seperti khutbah Jumat dalam hal syarat dan rukunnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved