Berita Palembang
Lulusan SIT Al Furqon Dibekali Dengan Dasar Agama yang Kuat, Ratusan Siswa Diwisuda
Sebanyak 124 Siswa SD, 50 Siswa SMP dan 8 Siswa SMA Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Furqon menjalani prosesi Wisuda Akbar SIT Al Furqon
Penulis: RM. Resha A.U | Editor: Reigan Riangga
Laporan wartawan Sripoku.com, Resha
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Sebanyak 124 Siswa SD, 50 Siswa SMP dan 8 Siswa SMA Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Furqon menjalani prosesi Wisuda Akbar SIT Al Furqon di Gedung Serbaguna Gunung Hijau Lestari, Sabtu (12/5/2018).
Para siswa ini dinyatakan lulus setelah menempuh pendidikan dari jenjang pendidikan masing-masing.
Didampingi para orangtuanya, para siswa tersebut nampak bersuka cita dalam menyambut proses kehidupan mereka yang baru. Kelulusan tersebut ditandai dengan pengalungan medali, dan ucapan selamat dari pihak SIT Al-Furqon.
Direktur SIT Al-Furqon H. Emil Rosmali, S.H., MM., MH., dirinya menitipkan harapan kepada lulusannya agar mampu menjadi lulusan yang berguna bagi masyarakat.
Baca: SMP IT Al Furqon Palembang Terima Siswa-siswi Baru
“Anak-anak kita yang dididik di sini, Insya Allah bisa menjadi anak-anak yang berkarakter dan bisa menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Itu keinginan kita semua disini,” ujarnya di sela proses acara.
Di sekolah yang ia pimpin, para murid diberi ilmu pengetahuan dan berpegangan teguh kepada Agama Islam. Sebab, menurutnya salah jika seorang anak diberi ilmu pengetahuan yang tinggi, namun melupakan agama yang menjadi patokan untuk menentukan norma dan norma di dalam kehidupan.
“Pintar, pengetahunan tinggi tapi tidak memiliki agama yang baik, itu yang terjadi sekarang. Kita tak ingin di masa yang akan datang terulang seperti itu lagi. Kita kalau bisa dengan anak-anak negeri di masa yang akan datang menjadi bersih, berwibawa, jadi kebanggaan kita semua,” tuturnya.
Baca: Siswa SMPIT Al Furqon Aksi Damai Jelang Ramadan
Ia mengatakan, meskipun SD saja baru didirikan tahun 2003 dan SMP pada tahun 2010, namun para alumninya sudah tersebar di Universitas Negeri yang ada di Sumsel, maupun luar daerah. Apalagi, para siswanya diwajibkan untuk menghafal Al-Quran beberapa juz, berbeda tergantung level pendidikannya.
Seperti untuk tingkat SD, maksimal mereka harus menghafal 3 Juz. Untuk SMP 6 Juz, begitupun juga SMA. Pihak sekolah mewajibkan hal itu lantaran seorang kaum muslim yang baik harus mampu membaca dan memahami kitab sucinya, yaitu Al-Quran.
Baca: Belajar Menabung Ala SD Al Furqon
“Alhamdulillah Disdikpora sekarang juga sudah menyediakan bagi para hafiz diutamakan untuk diterima. Dan sekolah kami memiliki murid-murid seperti itu. Insya Allah,” ungkapnya.
Ia berharap meski telah menyelesaikan studinya, para siswa lulusan SIT Al Furqon jangan sampai tak mengamalkan bahkan melupakan apa saja yang telah didapat selama menimba ilmu di sekola tersebut.
Baca: Guest House Al Furqon Penginapan Pertama Bernuasa Islami
Setelah lulus, mereka harus bisa menjaga ilmu pengetahuan dan agama yang didapat untuk diterapkan minimal di rumahnya terlebih dahulu. Jadi, kelak akan bisa merubah keluarga yang berimbas kepada terciptanya masyarakat baik dan paham akan nilai dan norma masyarakat.
“Mudah-mudahan di rumah mereka bisa menjaga, karena ini sifatnya turun dari orang tua. Karena kita ketahui pendidikan itu awalnya dari rumah. Jangan berharap kalau di sekolah bisa, tapi di rumahnya ga bisa,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/proses-pemindahan-kuncir-salah-seorang-peserta-wisuda-akbar-2018-sit-al-furqon_20180512_203934.jpg)