Breaking News:

Kerusuhan di Mako Brimob

Ahok Tidur Nyenyak Saat Napi Teroris Bunuh 5 Anggota Densus 88, Ternyata Disini Posisi Ruang Selnya

Ahok Tidur Nyenyak Saat Napi Teroris Bunuh 5 Anggota Densus 88, Ternyata Disini Posisi Ruang Selnya

Editor: Fadhila Rahma
Kolase Sripoku.com/Maulana Mahardhika/WartaKota/Henry Lopulalan
Ahok atau Basuki Tjahaja Puranama adalah salah satu dari penghuni Rutan Mako Brimob. 

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat sebenarnya tidak cocok sebagai rutan bagi narapidana terorisme.

Karena menurutnya Rutan Mako Brimob tak memiliki “maximum security” untuk mengamankan para napiter.

“Memang sebenarnya Rutan Mako Brimob tak layak dijadikan rumah tahanan bagi napiter, karena dulunya rutan ini didesain untuk menampung aparat kepolisian yang terlibat kasus pidana, supaya tidak mendapat kekerasan dari narapidana lainnya,” katanya.

Baca: Lolos Grandfinal LIDA, Siapa Sangka Rara Tak Sempat Tunaikan Janji Ini Saat Ayahnya Meninggal

“Namun karena adanya dinamika kebutuhan untuk melakukan pemeriksaan sekaligus menahan napiter maka yang paling aman di Brimob pada waktu itu. Karena rutan dikepung kawasan Mako Brimob sehingga tidak bisa ke mana-mana kalau kabur,” ujarnya usai meninjau lokasi pada Kamis (10/5/2018) malam.

Tito juga menyatakan keheranannya lantaran ternyata Rutan Napiter Mako Brimob sudah melampaui kapasitas idealnya.

“Idealnya 64 sampai 90 tahanan tapi kenyataannya mencapai 156 tahanan. Itu sudah sangat sumpek sekali,” imbuhnya.

Kelemahan di Mako Brimob juga terlihat pada lokasi ruang pemeriksaan dan penyimpanan barang bukti yang berdekatan dengan sel-sel napi.

“Di ujung sel tahanan itu lah ruang pemeriksaan yang juga untuk menyimpan barang bukti dan itu lah yang dirampas napiter untuk melakukan aksinya. Selama ini mungkin dilihat tak ada masalah tapi sebenarnya ada kelemahan,” tegasnya.

Oleh karena itu para napiter kini dipindahkan ke Lapas Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah.

Kapolri juga berpikiran untuk membuat rutan sementara yang dekat dengan ibukota, khusus untuk mempermudah pemeriksaan para napiter.

“Nanti saya akan bicarakan dengan Menteri Keuangan untuk buat rutan sementara bagi napiter agar mempermudah pemeriksaan bagi mereka tapi memiliki maximum security,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Ahok Tidur Nyenyak Saat Napi Teroris Bunuh 5 Anggota Densus 88

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved